Market Hari Ini 16 Nov 2025 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Awas, Aksi Jual Masih Bayangi Saham Vale (INCO)

Data broker summary Stockbit mencatat aktivitas jual bersih (net sell) mendominasi sepanjang pekan

Data broker summary Stockbit mencatat aktivitas jual bersih (net sell) mendominasi sepanjang pekan

Fasilitas yang dimiliki dan dikelola oleh Vale Indonesia (INCO). (Foto: Dok. Vale Indonesia)
Fasilitas yang dimiliki dan dikelola oleh Vale Indonesia (INCO). (Foto: Dok. Vale Indonesia)

KABARBURSA.COM - Pergerakan saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) pada periode 10–14 November 2025 menunjukkan tekanan distribusi dari sejumlah broker besar.

Data broker summary Stockbit mencatat aktivitas jual bersih (net sell) mendominasi sepanjang pekan, meski beberapa broker masih melakukan akumulasi terbatas.

Berdasarkan data, broker BB tercatat sebagai penjual terbesar dengan nilai distribusi mencapai Rp33 miliar.. Posisi kedua terdapat YU  yang menjual sebesar Rp24,9 miliar.

Sementara, ada pula broker NI dan KZ yang masing-masing melepas Rp22,6 miliar dan Rp21,1 miliar. Rata-rata harga jual keempat broker tersebut berada pada rentang 4.306–4.393.

Di sisi lain, akumulasi masih terlihat dari broker-broker dengan posisi beli bersih, terutama ZP yang membukukan nilai beli sebesar Rp21,7 miliar dan AK sebesar Rp20,7 miliar.

Adapun pada perdagangan Jumat, 14 November 2025, saham INCO ditutup melemah sebesar 1,62 persen atau turun 70 poin ke level 4.240.

Dalam jangka pendek, INCO memang masih menunjukkan pelemahan. Dalam periode satu minggu, saham ini melemah 5,99 persen dan dahkan dalam satu bulan terakhir, harga saham mencatat koreksi 4,93 persen.

Namun secara jangka menengah hingga panjang, INCO tetap mencatat penguatan. Dalam periode tiga bulan, saham ini meningkat 14,91 persen, sepanjang enam bulan melonjak 49,30 persen, dan secara Year-to-Date (YTD) menguat 17,13 persen.

Sentimen saham INCO masih berada pada zona positif meski harga saham tengah tertekan dalam beberapa pekan terakhir. Data Stockbit menunjukkan sebanyak 23 dari 29 analis memberikan rekomendasi buy, sementara 5 analis memilih hold dan hanya 1 analis yang merekomendasikan sell.

Konsensus analis menempatkan target harga rata-rata INCO di Rp5.210, atau sekitar 22,8 persen di atas posisi harga saat ini yang berada di level Rp4.240. Adapun estimasi target tertinggi mencapai Rp7.500, sementara estimasi terendah berada di Rp4.000.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait