Market Hari Ini 03 May 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Balik Cuan Tipis di Kuartal I, Saham MPPA Masih Belum Bergerak

Transformasi mulai berdampak pada kinerja keuangan, namun saham masih bergerak fluktuatif di tengah tekanan pasar.

MPPA balik laba Rp1,6 miliar di kuartal I 2026 setelah sebelumnya rugi.

MPPA mencatat pembalikan laba di tengah pergerakan saham yang masih fluktuatif. (Foto: Dok. Matahari Putra Prima)
MPPA mencatat pembalikan laba di tengah pergerakan saham yang masih fluktuatif. (Foto: Dok. Matahari Putra Prima)

Daftar Isi

  1. 01 Begini Performa Saham MPPA

KABARBURSA.COM – PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) mencatat perbaikan kinerja pada kuartal I 2026 dengan laba bersih kembali positif. Kinerja ini terjadi setelah sebelumnya perusahaan membukukan rugi pada periode yang sama tahun lalu.

CEO MPPA Adrian Suherman mengatakan transformasi yang dijalankan mulai memberikan hasil nyata. 

“Hasil kuartal I 2026 menunjukkan bahwa transformasi MPPA mulai memberikan hasil yang konkret. Pertumbuhan penjualan, peningkatan laba operasional, dan kembalinya profitabilitas bersih pada kuartal ini mencerminkan kerja seluruh tim serta strategi yang kami jalankan,” ujarnya dalam keterangan tertulis dikutip, Minggu, 3 Mei 2026.

Ia menambahkan bahwa rebranding dan investasi yang dilakukan mulai memberikan dampak finansial. 

“Rebranding kami mendapat respons positif dari pelanggan, dan kami mulai melihat hasil finansial dari investasi yang telah dilakukan. Kami akan terus menjaga momentum ini untuk memberikan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata dia.

Pada kuartal I 2026, MPPA mencatat penjualan bersih sebesar Rp2,20 triliun atau tumbuh 4,5 persen secara tahunan. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan realisasi sepanjang 2025 yang berada di kisaran 1,9 persen.

Dari sisi profitabilitas, laba bruto meningkat 9,3 persen menjadi Rp354,3 miliar. Kenaikan ini ditopang perbaikan bauran penjualan, optimalisasi produk, serta efisiensi biaya pengadaan.

Laba operasional melonjak signifikan menjadi Rp34,2 miliar dari Rp10,2 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan sebesar 235,6 persen ini mencerminkan efisiensi operasional yang lebih baik.

Perusahaan juga mencatat pembalikan kinerja pada laba bersih. Dari posisi rugi Rp22,3 miliar pada kuartal I 2025, MPPA berbalik mencetak laba Rp1,6 miliar pada kuartal I 2026.

Manajemen menyebut kinerja ini didukung momentum periode festive serta respons positif pelanggan terhadap berbagai inisiatif strategis. Kontribusi anak usaha dan ekspansi format gerai baru juga mulai memberikan dampak terhadap pertumbuhan.

Ke depan, MPPA akan fokus memperluas penetrasi pada segmen kebutuhan sehari-hari dan produk segar. 

Selain itu, perusahaan juga mendorong penguatan program loyalitas serta percepatan transformasi digital untuk meningkatkan keterlibatan pelanggan.

Begini Performa Saham MPPA

Pergerakan saham MPPA sepanjang tahun berjalan menunjukkan tekanan di pasar. Secara year to date, harga saham berada di level 52 atau turun sekitar 11,86 persen.

Grafik pergerakan sejak awal Januari menunjukkan tren penurunan dari kisaran 60-an menuju level 40-an sebelum kembali naik ke area 50-an. Pergerakan ini mencerminkan volatilitas yang cukup tinggi.

Pada perdagangan harian terakhir, saham MPPA ditutup stagnan di level 52. Pergerakan intraday sempat turun ke level 51 sebelum kembali naik ke posisi penutupan.

Status notasi khusus juga masih melekat pada saham ini, yang menjadi salah satu indikator perhatian pasar terhadap kondisi perusahaan.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait