KABARBURSA.COM – PT Bank Jago Tbk (ARTO) menetapkan jadwal pelaksanaan program kepemilikan saham karyawan atau Management and Employee Stock Option Program (MESOP) untuk periode 2026. Program ini menjadi bagian dari skema penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD).
Corporate Secretary Bank Jago Tjit Siat Fun menyampaikan pelaksanaan tahap I periode I akan berlangsung selama 30 hari bursa, mulai 4 Mei hingga 22 Juni 2026. Program ini memberikan kesempatan bagi karyawan dan manajemen untuk mengeksekusi opsi saham sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
“Periode pelaksanaan untuk Tahap I Periode I akan berlangsung selama 30 hari bursa, dimulai dari 4 Mei 2026 sampai dengan 22 Juni 2026,” ujar Tjit Siat Fun dalam keterbukaan informasi, dikutip Kamis, 23 April 2026.
Baca Juga
Dalam program ini, harga pelaksanaan ditetapkan sebesar Rp1.550 per saham. Harga tersebut menjadi acuan konversi opsi menjadi saham bagi peserta selama periode berlangsung.
Jumlah opsi yang dapat dikonversi pada tahap ini mencapai maksimal 38.656.250 saham. Jika seluruh opsi direalisasikan, jumlah tersebut akan menambah saham beredar dalam struktur permodalan perusahaan.
Program MESOP ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memberikan insentif kepada karyawan sekaligus menjaga keterkaitan kepentingan antara manajemen dan pemegang saham.
Dalam keterbukaan informasi, manajemen juga menegaskan bahwa pelaksanaan program ini tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.
“Tidak ada kejadian atau informasi material yang berdampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha,” tulis manajemen.
MESOP yang dijalankan Bank Jago merupakan bagian dari program periode 2025–2030 yang telah dirancang sebelumnya dan akan dilaksanakan secara bertahap.(*)