Market Hari Ini 09 Apr 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Bank Ramai-ramai Tawarkan Promo Suku Bunga Flat KPR

Bank Ramai-ramai Tawarkan Promo Suku Bunga Flat KPR
Bank Ramai-ramai Tawarkan Promo Suku Bunga Flat KPR

KABARBURSA.COM - Keinginan masyarakat akan memiliki rumah sendiri semakin meluas. Generasi Z yang kini mulai aktif di dunia kerja, bersama dengan kelompok milenial yang sedang produktif, menjadi target utama bagi sektor perbankan dalam penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Momen Ramadan menjadi kesempatan bagi bank-bank untuk menawarkan beragam promo menarik kepada nasabah dan calon nasabahnya, termasuk melalui penawaran suku bunga tetap di sektor KPR.

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memberikan penawaran bunga spesial yang berlaku hingga akhir April. "Saat ini BCA menawarkan bunga spesial mulai dari 2,67 persen efektif per tahun dengan jangka waktu tetap selama 1 tahun," kata EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn dikutip Selasa 9 April 2024.

Selain itu, selama periode promo yang sama, BCA juga memberikan berbagai manfaat tambahan seperti diskon asuransi jiwa sebesar 10 persen dan diskon biaya admin 50 persen, yang semuanya berlaku hingga 30 April 2024.

Menurut Hera, setelah periode promo suku bunga tetap berakhir, suku bunga yang berlaku akan menjadi suku bunga mengambang. Dilansir dari situs resmi BCA, suku bunga mengambang KPR BCA saat ini sebesar 11 persen.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) juga menawarkan berbagai pilihan suku bunga dengan skema yang beragam.

Dalam menyambut hari raya Lebaran, Bank Mandiri menawarkan promo suku bunga khusus yang dapat dipilih oleh calon nasabah Mandiri KPR dan berlaku hingga April 2024.

SVP Consumer Loans Bank Mandiri, Dessy Wahyuni, mengatakan bahwa saat ini Bank Mandiri menawarkan beragam pilihan suku bunga untuk program KPR, mulai dari 2,65 persen untuk jangka waktu tetap 1 tahun. Pilihan lainnya adalah 3,65 persen untuk jangka waktu tetap 3 tahun dan 4,67 persen untuk jangka waktu tetap 5 tahun.

"Banyak pilihan suku bunga untuk nasabah pilihan, mulai dari 2,65 persen untuk jangka waktu tetap 1 tahun, 3,65 persen untuk jangka waktu tetap 3 tahun, 4,67 persen untuk jangka waktu tetap 5 tahun, dan bahkan opsi suku bunga tetap selama 10 tahun dengan 7,5 persen. Bank Mandiri juga menawarkan skema suku bunga tetap berjenjang dengan jangka waktu tetap yang panjang," kata Dessy kepada Kontan.co.id, Jumat (5/4).

Mengenai suku bunga mengambang, Dessy menyebut bahwa Bank Mandiri memiliki variasi suku bunga mengambang yang cukup kompetitif dibandingkan dengan pasar. "Suku bunga ini juga terus disesuaikan dengan kondisi pasar," tambah Dessy.

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) juga menawarkan promo suku bunga KPR. Namun, promo KPR BTN ini berlangsung lebih lama, yaitu hingga Juni 2024.

Head of Corporate Communication Department Bank BTN, Dodiek Agoeng, menyebut bahwa saat ini suku bunga mengambang yang berlaku di BTN berdasarkan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) sekitar 7,4 persen.

"Saat ini, suku bunga promo BTN dimulai dari 2,99 persen. Masa penawaran suku bunga promo akan berakhir pada 30 Juni 2024, dan akan diperbarui kembali," kata Dodiek.

Doddy juga menyebut bahwa setelah promo ini berakhir, masih akan ada promo suku bunga lain yang terkait dengan KPR di BTN selanjutnya.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait