KABARBURSA.COM - PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) memprioritaskan pengembangan bisnis digital sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas cakupan bisnisnya.
Menurut Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia, bank ini dapat memanfaatkan ekosistem BRI Group untuk mencapai nasabah di seluruh Indonesia.
Bank Raya berkomitmen pada pertumbuhan bisnis digital yang berkualitas, dengan terus berinovasi untuk memberikan akses perbankan digital yang luas, khususnya untuk segmen mikro dan kecil di Indonesia. Seperti keterangannya di Jakarta, Kamis 2 Mei 2024.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2024, Bank Raya menyetujui lima strategi utama.
Pertama, memanfaatkan jaringan Online to Offline (O2O) yang luas untuk menjangkau pasar potensial di seluruh Indonesia.
Kedua, fokus pada inovasi berkelanjutan dan produk digital yang komprehensif untuk nasabah dari berbagai segmen.
Ketiga, eksplorasi peluang bisnis dalam ekosistem BRI dan ekosistem digital lainnya serta perluasan pasar bisnis digital.
Bank Raya juga menggarap bisnis keagenan BRI Group, khususnya dengan agen BRIink yang mencapai sekitar 699 ribu agen, sebagai salah satu strategi andalan.
Keempat, memanfaatkan sinergi BRI Group untuk menyediakan produk dan layanan perbankan digital yang lebih cepat, efisien, dan sesuai kebutuhan pasar UMKM.
Kelima, komitmen Bank Raya untuk terus meningkatkan infrastruktur dan layanan pendukung secara berkelanjutan, termasuk dalam hal teknologi, pengembangan SDM, dan manajemen risiko, guna mendukung pertumbuhan bisnis yang solid dan memperluas pangsa pasar.