Market Hari Ini 03 May 2024 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Tim Editorial

Bapanas Minta Bulog Perkuat CPP di Sleman

Bapanas Minta Bulog Perkuat CPP di Sleman
Bapanas Minta Bulog Perkuat CPP di Sleman

KABARBURSA.COM - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menekankan pentingnya peningkatan stok cadangan pangan pemerintah (CPP) di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dengan memanfaatkan hasil produksi dalam negeri.

"Bapanas akan terus memantau kinerja Bulog di berbagai wilayah, terutama dalam hal penyerapan hasil panen gabah dalam negeri. Stok yang kita serap ini untuk antisipasi musim kering, agar kita tidak hanya mengandalkan impor," ujar Arief dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat 3 Mei 2024.

Arief juga menginformasikan bahwa pihaknya telah melakukan kunjungan kerja untuk memantau stok di Gudang Perum Bulog Purwomartani, Sleman, DIY.

"Presiden Jokowi menginginkan stok beras di gudang Bulog minimal 3 juta ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, penyerapan yang maksimal saat musim panen sangat penting," tambahnya.

Untuk mencapai target tersebut, Kementerian Keuangan telah memberikan subsidi bunga pinjaman kepada Bulog untuk mendukung penyerapan panen dalam negeri.

"BUMN pangan juga dapat berkolaborasi dengan HIMBARA, ASBANDA, dan bank swasta. Besaran subsidi bunga pinjaman berkisar antara 3 hingga 4,5 persen dengan plafon pinjaman hingga Rp28,7 triliun," jelas Arief.

Dengan peningkatan pasokan dari dalam negeri, program-program bantuan pangan kepada masyarakat dapat sepenuhnya menggunakan beras lokal, yang diproduksi oleh petani lokal dengan hasil kerja keras mereka.

"Berdasarkan Kerangka Sampel Area (KSA) BPS, produksi beras nasional diperkirakan meningkat. Pada April 2024, produksi mencapai 5,53 juta ton dan di Mei 2024 sekitar 3,19 juta ton," tambahnya.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait