Market Hari Ini 07 Mar 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Batik Ciprat Temanggung Berdayakan Penyandang Disabilitas

Batik Ciprat Temanggung Berdayakan Penyandang Disabilitas
Batik Ciprat Temanggung Berdayakan Penyandang Disabilitas

KABARBURSA.COM - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menyelenggarakan kegiatan Pembelajaran Inovasi ke Sentra Terpadu Kartini Temanggung sebagai tindak lanjut dari program penciptaan inovasi, dengan tujuan agar inovasi-inovasi Kementerian Sosial (Kemensos) dapat terus berkembang dan tersebar luas.

Asisten Deputi Koordinasi dan Fasilitasi Strategi Pengembangan Praktik Terbaik Pelayanan Publik KemenPAN-RB Ajib Rakhmawanto mengatakan, dipilihnya Sentra Terpadu Kartini di Temanggung karena prestasinya dalam inovasi pelayanan publik yang berhasil memenangkan TOP 99 Inovasi.

“Sentra Terpadu Kartini memenangkan TOP 99 Inovasi melalui judul ‘Mencapai Nol Kerentanan Melalui Shelter Workshop Peduli (SWP) BATIK CIPRAT,” kata Ajib, Rabu, Maret 2024.

Dia menceritakan, dada awalnya Batik Ciprat digunakan sebagai alat terapi motorik untuk penyandang disabilitas, karena mereka tidak mampu menciptakan batik tulis atau cap.

Lalu, Program SWP mengembangkan fungsi Batik Ciprat yaitu untuk memberikan kesempatan kerja dan perlindungan bagi penyandang disabilitas intelektual.

Program SWP ini memiliki banyak aktivitas seperti bimbingan, kegiatan sosial, dan pengembangan keterampilan untuk usaha ekonomi produktif.

“Program ini memberikan jalur alternatif bagi penyandang disabilitas intelektual untuk tetap berkontribusi dalam masyarakat dan mandiri secara ekonomi,” ujarnya.

Batik Ciprat telah direplikasi di 22 SWP di berbagai daerah di Indonesia. Diharapkan inovasi ini akan diadopsi di 30 Sentra Terpadu lainnya di Indonesia, sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi penyandang disabilitas dan keluarganya.

Asisten Deputi Koordinasi dan Fasilitasi Strategi Pengembangan Praktik Terbaik Pelayanan Publik KemenPAN-RB Ajib Rakhmawanto mengatakan bahwa program replikasi inovasi pelayanan publik dilakukan untuk mendorong kompetensi dan pembinaan inovasi yang telah dihasilkan.

Menurut dia, Batik Ciprat dapat menjadi pilot project bagi instansi lain, termasuk instansi di pemerintah pusat, dan akan melakukan komitmen bersama dengan instansi seperti Kepolisian, Kementerian Perdagangan (Kemendag), Badan POM, dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai partner bersama KemenPAN-RB. (bay/adi)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait