Market Hari Ini 12 May 2026 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

BAYU Siapkan Dividen Rp35,32 Miliar, Investor Dapat Segini

PT Bayu Buana Tbk (BAYU) membagikan dividen tunai sebesar Rp35,32 miliar untuk tahun buku 2025

PT Bayu Buana Tbk (BAYU) akan membagikan dividen tunai Rp100 per saham dengan total nilai Rp35,32 miliar.

Logo IDX di Main Hall Bursa Efek Indonesia (Foto: Kabarbursa.com/R. Fadli)
Logo IDX di Main Hall Bursa Efek Indonesia (Foto: Kabarbursa.com/R. Fadli)

KABARBURSA.COM - PT Bayu Buana Tbk (BAYU) mengumumkan rencana pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025. Hal ini merupakan hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 7 Mei 2026.

Merujuk keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) total dividen yang akan dibagikan BAYU sebesar Rp35,32 miliar. Nantinya, para pemegang saham akan memperoleh dividen sebesar Rp100 per saham.

Perseroan menetapkan jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 19 Mei 2026, sementara ex dividen jatuh pada 20 Mei 2026.

Untuk pasar tunai, cum dividen dijadwalkan pada 21 Mei 2026 dan ex dividen pada 22 Mei 2026. Adapun tanggal pembayaran dividen akan dilakukan pada 10 Juni 2026.

Adapun sepanjang tahun buku 2025, emiten biro parawisata ini sukses membukukan laba bersih sebesar Rp105,45 miliar. Angka ini naik dibanding tahun sebelumnya yang senilai  Rp102,10 miliar.

Kendati demikian, penjualan dan pendapatan BAYU pada 2025 menyusut menjadi Rp2,49 triliun atau turun dari Rp2,58 triliun pada tahun sebelumnya.

Meski pendapatan terkoreksi, laba bruto perseroan justru meningkat menjadi Rp218,15 miliar dari sebelumnya Rp203,55 miliar. Hal ini terjadi seiring penurunan beban pokok penjualan dan pendapatan menjadi Rp2,27 triliun dari Rp2,38 triliun pada tahun 2024.

Sementara itu,  BAYU mencatat kenaikan beban umum dan administrasi menjadi Rp106,30 miliar dari Rp94,24 miliar. Akan tetapi, emiten ini masih bisa menjaga pertumbuhan laba sebelum pajak yang mencapai Rp130,52 miliar dibandingkan Rp126,41 miliar pada 2024.

Di sisi lain, perseroan mencatat kenaikan beban umum dan administrasi menjadi Rp106,30 miliar dari Rp94,24 miliar. Namun BAYU masih mampu menjaga pertumbuhan laba sebelum pajak yang naik menjadi Rp130,52 miliar dibandingkan Rp126,41 miliar pada 2024.

Dari sisi neraca, posisi keuangan BAYU tetap tergolong solid. Total aset perseroan tercatat sebesar Rp961,62 miliar hingga akhir 2025, sementara total ekuitas naik menjadi Rp558,17 miliar dari Rp492,47 miliar pada akhir 2024.

BAYU juga mampu menurunkan total liabilitas  menjadi Rp403,45 miliar dibandingkan Rp477,10 miliar pada tahun sebelumnya. (*) 
 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait