Market Hari Ini 03 May 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

BBKP Bangkit Pelan di Kuartal I, Sahamnya Jatuh 20 Persen

KB Bank mencatat perbaikan fundamental di kuartal I 2026, didorong pertumbuhan kredit, peningkatan NIM, dan perbaikan kualitas pendanaan.

BBKP catat perbaikan kinerja Q1 2026 meski saham masih turun 20 persen.

Saham BBKP masih tertekan di tengah perbaikan kinerja fundamental. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)
Saham BBKP masih tertekan di tengah perbaikan kinerja fundamental. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)

Daftar Isi

  1. 01 Saham BBKP bikin Melongo, Ambruk 20 Persen Sejak Awal Tahun

KABARBURSA.COM – PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) mencatat perbaikan kinerja fundamental pada triwulan I 2026 yang ditopang pertumbuhan kredit, peningkatan margin bunga bersih, serta penguatan struktur pendanaan. Bank ini mulai menunjukkan perbaikan setelah beberapa periode berada dalam tekanan.

Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie mengatakan kinerja awal tahun ini mencerminkan arah perbaikan yang mulai terlihat. 

“Kinerja triwulan I-2026 menunjukkan KB Bank terus berada di jalur yang tepat, dengan perbaikan yang tercermin dari pertumbuhan kredit, penguatan dana murah, peningkatan margin bunga bersih, dan PPOP yang kembali positif,” ujar dia dalam siaran pers, dikutip Minggu, 3 Mei 2026.

Pada triwulan I 2026, BBKP menyalurkan kredit sebesar Rp43,19 triliun atau tumbuh 2,61 persen secara tahunan. Kredit lancar meningkat 4,76 persen menjadi Rp34,02 triliun, menunjukkan perbaikan kualitas portofolio.

Dari sisi pendapatan, bunga bersih (NII) melonjak 97,28 persen menjadi Rp363 miliar. Kenaikan ini sejalan dengan peningkatan net interest margin (NIM) menjadi 2,09 persen dari sebelumnya 1,09 persen pada periode yang sama tahun lalu.

“Meski demikian, kami menyadari masih terdapat ruang untuk perbaikan, terutama dalam kualitas kredit, fundamental bisnis secara keseluruhan, serta penguatan struktur permodalan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang,” tutur Kunardy.

Perbaikan juga terlihat pada profitabilitas operasional. Untuk pertama kalinya sejak bergabung dengan KB Financial Group pada 2020, BBKP mencatat laba operasional sebelum pencadangan (PPOP) positif sebesar Rp9 miliar.

Dari sisi pendanaan, total dana pihak ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp41,52 triliun. Komposisi dana murah (CASA) meningkat 5,74 persen menjadi Rp13,09 triliun, mencerminkan pergeseran struktur pendanaan yang lebih efisien.

Manajemen menyatakan akan melanjutkan langkah perbaikan melalui penguatan kualitas aset, optimalisasi pengelolaan risiko, serta sinergi dengan KB Financial Group untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan.

Saham BBKP bikin Melongo, Ambruk 20 Persen Sejak Awal Tahun

Pergerakan saham BBKP sepanjang tahun berjalan menunjukkan tekanan yang cukup dalam. Secara year to date, harga saham tercatat turun sekitar 20,78 persen hingga berada di kisaran level 61.

Grafik pergerakan sejak awal Januari menunjukkan tren penurunan bertahap dari area 90-an menuju level 60. Tekanan terlihat berlangsung konsisten hingga pertengahan Maret sebelum pergerakan mulai cenderung mendatar.

Pada perdagangan harian terakhir, saham BBKP ditutup di level 61 atau turun 3,17 persen. Pergerakan intraday terlihat sempit di rentang 60 hingga 62, mencerminkan aktivitas transaksi yang relatif terbatas.

Data tersebut menunjukkan pergerakan harga yang masih berada dalam tekanan meskipun kinerja fundamental perusahaan mulai menunjukkan perbaikan pada awal tahun ini.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait