Market Hari Ini 16 Sep 2025 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

BBRI Masuk Top Foreign Buy, Saham Turun: Sebab dan Strategi Masuk

BBRI masuk lima besar top foreign buy dengan net buy 13 juta saham, namun harga saham terkoreksi tipis karena tekanan teknikal di area resistensi.

Saham BBRI terkoreksi meski top foreign buy, tekanan teknikal di resistensi jadi penyebab. Apa strategi terbaik investor menghadapi kondisi ini?

Gedung BRI. Dok: BRI.
Gedung BRI. Dok: BRI.

KABARBURSA.COM - Aliran dana asing ke Bank Rakyat Indonesia (BBRI) hari ini sangat positif. Investor asing membeli 59,11 juta saham dan menjual 46,02 juta, sehingga tercatat net foreign buy sebesar 13,09 juta saham. 

Secara teori ini mendukung harga, namun BBRI justru melemah 0,97 presen ke 4.100 setelah bergerak di rentang 4.080–4.170. Kontras ini wajar terjadi ketika akumulasi asing belum cukup menutup aksi ambil untung domestik di area resistensi intraday, apalagi harga gagal bertahan di atas pivot 4.160. 

Penutupan di 4.100 juga tepat di S1, menandakan jual-beli saling tarik-menarik di level teknis penting.

Gambaran teknikal harian tetap konstruktif. Rangkuman indikator berada di zona “sangat beli”. RSI 55 masih sehat, MACD positif, dan 11 dari 12 moving average mengarah beli. 

Namun ada dua ganjal jangka pendek yang menjelaskan pelemahan hari ini, yaitu StochRSI berada di area jenuh beli sehingga rawan jeda, dan ADX melemah menunjukkan kekuatan tren sempat menurun. 

Selain itu, harga masih di bawah EMA200 (±4.126) sehingga tiap kenaikan menuju 4.150–4.200 memicu profit taking sampai ada penutupan harian yang bersih di atasnya.

Apa artinya bagi investor? Arus asing yang positif memberi fondasi untuk kelanjutan tren naik, tetapi pasar meminta konfirmasi. Selama BBRI mampu bertahan di atas 4.060–4.100, peluang menguji 4.160 lalu 4.200–4.260 tetap terbuka. 

Strategi yang rasional adalah buy on weakness di sekitar 4.060–4.100 ketika tekanan jual mereda, naikkan kepercayaan diri bila ada close di atas 4.160/EMA200, dan disiplin cut loss di bawah 4.000 jika skenario gagal. 

Bagi yang sudah pegang, menahan sambil menambah di area dukungan lebih aman ketimbang mengejar di puncak intraday.

Singkatnya, BBRI melemah bukan karena aliran asing buruk, melainkan jeda teknikal di resistensi. Selama support kunci terjaga dan konfirmasi di atas 4.160 hadir, bias naik menengah masih berlaku—didorong kombinasi aliran dana asing, mayoritas MA yang bullish, dan momentum yang tetap positif.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait