Market Hari Ini 11 Apr 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

BCA Masih Rajai Bank Digital, Kinerja Makin Moncer

BCA Masih Rajai Bank Digital, Kinerja Makin Moncer
BCA Masih Rajai Bank Digital, Kinerja Makin Moncer

KABARBURSA.COM - Kinerja sektor perbankan digital di Indonesia pada dua bulan pertama tahun ini mengalami lonjakan yang menggembirakan. Beberapa bank mencatat pertumbuhan laba bersih yang signifikan, didorong oleh peningkatan pendapatan bunga, seiring dengan pesatnya ekspansi kredit.

Bank BCA Digital (Blu) menonjol sebagai pelaku terdepan, menunjukkan performa yang mengesankan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Kredit dan Dana Pihak Ketiga (DPK) bank yang masih muda ini mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi.

Dalam menghimpun dana dari masyarakat, bank ini menawarkan suku bunga yang menarik, sejalan dengan strategi bank digital lainnya. Akibatnya, pendapatan bunga bersihnya mengalami peningkatan yang signifikan. Sementara itu, kenaikan beban operasional juga terkendali, sehingga laba bersih Bank BCA Digital melonjak tajam. Jika pada periode yang sama tahun sebelumnya labanya hanya Rp 910 juta, pada dua bulan pertama tahun ini mencapai Rp 16,04 miliar.

Prestasi laba Bank BCA Digital bahkan melampaui Bank Jago yang memiliki usia yang lebih tua dan penyaluran kredit yang lebih besar. Bank Jago mencatatkan laba bersih sebesar Rp 12,67 miliar pada dua bulan pertama tahun ini, tumbuh 58,5 persen secara tahunan.

Dalam waktu yang singkat sejak berdiri pada Juli 2021, BCA Digital berhasil menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 9,3 triliun. Sementara itu, kredit yang disalurkan mencapai Rp 4,48 triliun per Februari 2024, menunjukkan likuiditas bank ini yang cukup baik dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 45 persen.

BCA Digital berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dalam layanan dan produknya serta memperkuat ekosistem digitalnya untuk menarik nasabah yang lebih luas. Menurut Head of Corporate Planning BCA Digital, Yoga Halim, bank ini menargetkan peningkatan jumlah nasabah sebesar 20 persen dari 1,7 juta pada akhir 2023.

Selain BCA Digital, bank digital milik BNI, Hibank, juga menunjukkan perkembangan yang positif. Meskipun menunjukkan lonjakan dalam penyaluran kredit dan penghimpunan DPK, Hibank mengalami penurunan laba bersih akibat peningkatan beban operasional yang signifikan.

Berikut adalah pencapaian kinerja beberapa bank digital utama dalam dua bulan pertama tahun 2024:

  1. BCA Digital:

    • Kredit: Rp 4,48 triliun (+37,8 persen YoY)
    • DPK: Rp 9,3 triliun (+34 persen YoY)
    • Pendapatan Bunga Bersih: Rp 138,06 miliar (+84 persen YoY)
    • Laba Bersih: Rp 16,04 miliar

  2. Hibank:

    • Kredit: Rp 6,58 triliun (+78,8 persen YoY)
    • DPK: Rp 9,77 triliun (+47,3 persen YoY)
    • Pendapatan Bunga Bersih: Rp 83,08 miliar (+14,1 persen YoY)
    • Laba Bersih: Rp 16,29 miliar

  3. Bank Jago (ARTO):

    • Kredit: Rp 14,45 triliun (+34,29 persen YoY)
    • DPK: Rp 12,36 triliun (+42,5 persen YoY)
    • Pendapatan Bunga Bersih: Rp 228,48 miliar (-15,25 persen YoY)
    • Laba Bersih: Rp 12,67 miliar (+58,57 persen YoY)

  4. Bank SeaBank Indonesia:

    • Kredit: Rp 18,15 triliun (+20 persen YoY)
    • DPK: Rp 25,81 triliun (-1,48 persen YoY)
    • Pendapatan Bunga Bersih: Rp 825,94 miliar (-19 persen YoY)
    • Laba Bersih: Rp 34,07 miliar (+163,5 persen YoY)

  5. Bank Neo Commerce (BBYB):

  6. Allo Bank (BBHI):

    • Kredit: Rp 7,04 triliun (-4,9 persen YoY)
    • DPK: Rp 4,79 triliun (-8,4 persen YoY)
    • Pendapatan Bunga Bersih: Rp 172,9 miliar (+13,18 persen YoY)
    • Laba Bersih: Rp 75,43 miliar (+38,4 persen YoY)

  7. Bank Raya (AGRO):

    • Kredit: Rp 6,49 triliun (-10,8 persen YoY)
    • DPK: Rp 8,06 triliun (-13,4 persen YoY)
    • Pendapatan Bunga Bersih: Rp 90,93 miliar (+16,1 persen YoY)
    • Laba Bersih: Rp 5,87 miliar (+113 persen YoY)

  8. Bank Amar (AMAR):

    • Kredit: Rp 2,75 triliun (+18 persen YoY)
    • DPK: Rp 804,9 miliar (-31,2 persen YoY)
    • Pendapatan Bunga Bersih: Rp 178,16 miliar (+44 persen YoY)
    • Laba Bersih: Rp 44,79 miliar (+113,4 persen YoY)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait