Market Hari Ini 25 Nov 2025 Penulis: Desty Luthfiani Editor: Uslimin Usle

BCA Umumkan Bagikan Dividen Interim Rp55 per Saham: Tandai Tanggalan!

Kinerja sembilan bulan pertama tahun ini menjadi dasar kuat bagi Perseroan dalam membagikan dividen

PT Bank Central Asia Tbk atau dalam kode saham BBCA mengumumkan pembagian dividen interim tunai sebesar Rp55 per saham

Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com
Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM – PT Bank Central Asia Tbk atau dalam kode saham BBCA mengumumkan pembagian dividen interim tunai sebesar Rp55 per saham untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025 mendatang.

Pengumuman tersebut juga langkah untuk menarik pelaku pasar karena jumlahnya meningkat 10 persen dibandingkan dividen interim tahun sebelumnya. 

Manajemen menjelaskan bahwa pembagian dividen interim ini merupakan mandat dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) yang digelar pada 12 Maret 2025 lalu. Melalui keputusan RUPS tersebut, Direksi bersama Dewan Komisaris diberi kewenangan untuk membagikan dividen interim apabila kondisi keuangan memungkinkan dan tetap mematuhi ketentuan regulator. Dengan kinerja yang tetap terjaga hingga kuartal III 2025, langkah pembagian dividen interim menjadi sinyal positif mengenai keberlanjutan profitabilitas BCA.

Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, menegaskan bahwa kinerja sembilan bulan pertama tahun ini menjadi dasar kuat bagi Perseroan dalam membagikan dividen. “Kami berterima kasih atas kepercayaan segenap pemegang saham, sehingga Perseroan mampu membukukan kinerja positif hingga sembilan bulan pertama tahun 2025,” ujarnya melalui keterangan resmi yang diterima KabarBursa.com pada Selasa, 25 November 2024. 

Ia kemudian menambahkan bahwa pertumbuhan kredit dan dana murah mencerminkan soliditas bisnis inti BCA dalam mendukung perekonomian nasional.

Hingga akhir September 2025, BCA membukukan pertumbuhan kredit 7,6 persen YoY menjadi Rp944 triliun, dengan kualitas kredit terjaga. Dana giro dan tabungan (CASA) juga meningkat 9,1 persen YoY menjadi Rp999 triliun, mencerminkan arus transaksi perbankan yang terus meningkat dari nasabah ritel hingga korporasi. Likuiditas dan permodalan tetap berada di level memadai, didukung oleh laba bersih yang naik 5,7 persen YoY menjadi Rp43,4 triliun termasuk kontribusi entitas anak.

Sementara pelaku pasar menilai kenaikan dividen interim ini menjadi cerminan keyakinan manajemen terhadap prospek pertumbuhan ke depan, mengingat BCA tetap agresif dalam inovasi digital, pengembangan layanan transaksi, dan ekspansi bisnis anak usaha. Selain itu, kuatnya basis dana murah memberikan ruang bagi Perseroan untuk menjaga margin dan meningkatkan pendapatan berbasis komisi di tengah dinamika makroekonomi.

Pembagian dividen interim tunai ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi kepada pemegang saham, tetapi juga mengonfirmasi bahwa fundamental BCA tetap kokoh meski industri perbankan menghadapi volatilitas global. Sepanjang tahun ini, bank dengan sekitar 43 juta rekening nasabah tersebut terus memperkuat infrastruktur digital dan layanan hybrid, termasuk 1.264 kantor cabang, 20.008 ATM, serta ekosistem digital banking yang semakin terpadu. Dengan lebih dari 27.000 karyawan, BCA memposisikan diri tetap sebagai bank pilihan utama masyarakat melalui layanan transaksi dan pembiayaan di berbagai segmen.

Adapun jadwal pembagian dividen interim tahun buku 2025 mencakup pengumuman pada 24 November 2025, periode cum dividen pada 2 Desember 2025 untuk pasar reguler dan negosiasi, serta 4 Desember 2025 untuk pasar tunai. Ex dividen dijadwalkan pada 3 Desember 2025 untuk pasar reguler dan negosiasi, serta 5 Desember 2025 untuk pasar tunai. Record date akan jatuh pada 4 Desember 2025, sementara pembayaran dividen dilakukan pada 22 Desember 2025. Dividen interim ini akan diperhitungkan sebagai bagian dari dividen final yang akan ditetapkan dalam RUPS 2026.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
DE
Jurnalis

Desty Luthfiani

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait