Market Hari Ini 24 Feb 2026 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

BEI Akhirnya Buka Suspensi PPRO, Seperti ini Alasannya

Suspensi sejak Oktober 2024 dicabut setelah perubahan skema penyelesaian utang dan pembayaran bunga 17 Februari 2026, saham PPRO langsung mentok ARA di 23 pada hari pertama perdagangan.

BEI buka suspensi PPRO usai skema penyelesaian utang dan pembayaran bunga. Saham langsung naik 9,52 persen ke ARA 23 pada hari pertama.

Salah satu bangunan yang dibuat oleh PPRO, yang kini sudah diperdagangkan kembali sahamnya. (Foto: Dok PP Properti)
Salah satu bangunan yang dibuat oleh PPRO, yang kini sudah diperdagangkan kembali sahamnya. (Foto: Dok PP Properti)

Daftar Isi

  1. 01 Saham Naik Dua Poin

KABARBURSA.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya secara resmi membuka kembali suspensi saham PT PP Properti Tbk (PPRO) mulai sesi I full call auction (FCA) perdagangan Selasa, 24 Februari 2026. 

Dengan pencabutan tersebut, seluruh efek PPRO kembali dapat diperdagangkan di seluruh pasar, setelah sebelumnya dihentikan sementara sejak 15 Oktober 2024.

Saat itu, suspensi diberlakukan menyusul penundaan pembayaran bunga Obligasi Berkelanjutan II PP Properti Tahap IV Tahun 2022 Seri B Ke-11 (PPRO02BCN4). Artinya, perdagangan saham PPRO sempat terhenti sekitar satu tahun empat bulan. 

BEI dalam pengumumannya menyebutkan, pencabutan suspensi dilakukan setelah mempertimbangkan surat PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Nomor KSEI-2745/JKU/0226 tertanggal 10 Februari 2026, terkait perubahan skema penyelesaian kewajiban perseroan berdasarkan putusan homologasi atas obligasi berkelanjutan dan medium term notes.

Selain itu, BEI juga mempertimbangkan telah dipenuhinya kewajiban pembayaran bunga oleh PPRO pada 17 Februari 2026. Pemenuhan kewajiban tersebut menjadi faktor utama yang membuka kembali akses perdagangan saham perseroan di Bursa.

Saham Naik Dua Poin

Pada hari pertama perdagangan setelah suspensi dicabut, saham PPRO langsung bergerak signifikan. Hingga sebelum jeda siang, saham PPRO ditutup di level 23 atau naik 2 poin setara 9,52 persen dari harga sebelumnya di 21. 

Kenaikan tersebut membawa saham menyentuh batas auto reject atas (ARA) di level 23.

Data perdagangan menunjukkan saham dibuka di level 23 dan bergerak di rentang yang sama sepanjang sesi dengan harga tertinggi dan terendah berada di 23. Volume transaksi tercatat 189,75 ribu lot dengan nilai transaksi Rp436,4 juta dan rata-rata harga di 23. 

Dengan ARA berada di 23 dan ARB di 19, ruang pergerakan intraday sepenuhnya terkunci di batas atas.

Pergerakan PPRO ini mencerminkan respons pasar pada hari pertama perdagangan kembali setelah periode suspensi panjang. Dengan perdagangan yang baru kembali dibuka, aktivitas transaksi dan pembentukan harga akan menjadi bagian dari fase penyesuaian harga terhadap kondisi fundamental dan skema penyelesaian kewajiban yang telah ditetapkan.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait