Market Hari Ini 23 Oct 2025 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Uslimin Usle

BEI Tetapkan Status UMA untuk DGNS, AKSI, HOMI, NIRO, dan SSTM

Status tersebut diberikan karena BEI menemukan pola transaksi yang tidak lazim

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan status Unusual Market Activity (UMA) terhadap lima saham

Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com
Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan status Unusual Market Activity (UMA) terhadap lima saham, yakni PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS), PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI), PT Grand House Mulia Tbk (HOMI), PT City Retail Developments Tbk (NIRO), dan PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM).

Status tersebut diberikan karena BEI menemukan pola transaksi yang tidak lazim pada saham DGNS. Sementara untuk AKSI, HOMI, NIRO, dan SSTM, penetapan dilakukan akibat lonjakan harga saham yang dinilai tidak biasa.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menegaskan bahwa status UMA tidak otomatis menandakan adanya pelanggaran terhadap peraturan di bidang pasar modal. “Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham-saham tersebut,” ujar Yulianto dalam keterangan resminya, Kamis (23/10).

Langkah pengawasan ini menjadi bagian dari upaya BEI menjaga integritas pasar dan melindungi kepentingan investor di tengah dinamika pergerakan saham yang fluktuatif.

Sebagai langkah antisipasi, BEI mengimbau investor agar:

  1. Memperhatikan tanggapan emiten atas permintaan konfirmasi dari Bursa;
  2. Mencermati kinerja serta keterbukaan informasi emiten;
  3. Mengkaji ulang rencana aksi korporasi yang belum disetujui RUPS;
  4. Mempertimbangkan berbagai potensi risiko sebelum mengambil keputusan investasi.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait