Market Hari Ini 27 Feb 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Belanja Bansos Tembus Rp12,45 T per Januari 2024

Belanja Bansos Tembus Rp12,45 T per Januari 2024
Belanja Bansos Tembus Rp12,45 T per Januari 2024

KABARBURSA.COM - Pemerintah menghabiskan dana hingga belasan triliun untuk merealisasikan program bansos hanya untuk bulan Januari 2024. Hal ini berdasarkan buku APBN Kita edisi Februari 2024 yang dirilis oleh Kementerian Keuangan. Kementerian Keuangan mencatat, realisasi anggaran bansos mencapai Rp12,45 triliun atau sekitar 8,17 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2024. Nilai itu meningkat 220,85 persen dibandingkan Januari 2023 sebesar Rp3,88 triliun.

"Peningkatan belanja bansos tersebut dipengaruhi oleh penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap I dan penyaluran bantuan kartu sembako pada bulan Januari 2024," tulis Kementerian Keuangan dalam dokumen APBN Kita 2024 dikutip Selasa 27 Februari 2024.

Secara rinci, realisasi bansos dimanfaatkan untuk penyaluran bantuan PKH bagi 9,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Selanjutnya untuk penyaluran bantuan program kartu sembako bagi 18,5 juta KPM. Berikutnya untuk penyaluran bantuan iuran bagi 96,7 juta peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Lalu penyaluran bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) bagi 4.000 siswa dan bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi 4.000 mahasiswa.

Adapun realisasi Belanja K/L mencapai Rp44,76 triliun atau 4,10 persen dari pagu. Realisasi belanja tersebut terutama dimanfaatkan untuk percepatan penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH), penyaluran program bantuan kartu sembako, penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), pengadaan peralatan/mesin, gedung/ bangunan, serta kegiatan pelaksanaan pemilu 2024.

Secara rinci, realisasi belanja pegawai mencapai Rp15,25 triliun atau 5,34 persen terhadap APBN 2024, belanja barang mencapai Rp12,94 persen atau 3,19 persen, belanja modal Rp247,47 triliun atau 1,67 persen dari APBN 2024, dan bantuan sosial sebesar Rp12,45 persen atau 8,17 persen.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait