KABARBURSA.COM - Perdagangan Rabu, 10 Juni 2026, menjadi momen penting bagi investor pemburu dividen. Sejumlah emiten dari berbagai sektor memasuki cum date dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi.
Dari seluruh daftar tersebut, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menjadi salah satu emiten yang paling menarik perhatian.
Produsen nikel ini akan membagikan dividen tunai sebesar USD45.638.211, setara 60 persen dari laba bersih tahun buku 2025, atau USD0,00433 per saham. Investor yang memiliki saham INCO hingga penutupan perdagangan 10 Juni 2026 berhak memperoleh dividen yang akan dibayarkan pada 26 Juni 2026.
Keputusan tersebut menunjukkan konsistensi Vale dalam memberikan imbal hasil kepada pemegang saham di tengah dinamika industri nikel global yang masih penuh tantangan.
Dalam catatan KabarBursa.com, sepanjang 2025, INCO berhasil membukukan pendapatan sebesar USD990 juta, meningkat sekitar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut diikuti oleh kenaikan EBITDA menjadi USD228 juta, sementara laba bersih melonjak 32 persen menjadi USD76 juta.
Kinerja tersebut menjadi sinyal bahwa efisiensi operasional dan pengendalian biaya berhasil menjaga profitabilitas perusahaan, meski harga komoditas nikel mengalami fluktuasi.
Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia Bernardus Irmanto, menegaskan bahwa dividen yang dibagikan sekaligus mencerminkan optimisme perusahaan terhadap prospek jangka panjang Indonesia sebagai produsen nikel rendah karbon untuk mendukung transisi energi global.
Namun, investor juga perlu memahami bahwa momentum cum date biasanya diikuti oleh ex date pada hari berikutnya, yaitu 11 Juni 2026, di mana harga saham secara teoritis akan menyesuaikan sebesar nilai dividen yang dibagikan.
Artinya, strategi membeli saham hanya untuk mengejar dividen perlu mempertimbangkan potensi penyesuaian harga tersebut.
Dari TMAS hingga GOLF
Selain INCO, beberapa emiten lain juga memasuki cum date pada hari yang sama.
PT Temas Tbk (TMAS) akan membagikan dividen sebesar Rp228,206 miliar atau Rp4 per saham. Cum dividen berlangsung pada 10 Juni, sedangkan pembayaran dividen dijadwalkan pada 3 Juli 2026.
PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO) juga akan membagikan dividen sebesar Rp35 per saham, dengan jadwal pembayaran pada 24 Juni 2026.
PT Emdeki Utama Tbk (MDKI) membagikan dividen senilai Rp22,77 miliar atau Rp35 per saham, yang akan dibayarkan pada 3 Juli 2026.
Sementara itu, PT Estee Gold Feet Tbk (EURO) menetapkan dividen sebesar Rp0,8 per saham dengan total nilai sekitar Rp2,04 miliar, dan pembayaran dilakukan pada 1 Juli 2026.
PT Intra Golflink Resorts Tbk (GOLF) membagikan dividen sebesar Rp0,53 per saham dengan total nilai Rp10,36 miliar, yang akan didistribusikan kepada pemegang saham pada 29 Juni 2026.
Seluruh emiten tersebut memiliki jadwal yang sama untuk pasar reguler dan negosiasi, yakni cum date pada 10 Juni 2026 dan ex date pada 11 Juni 2026, sedangkan untuk pasar tunai cum date berlangsung pada 12 Juni dan ex date pada 15 Juni 2026.
Strategi Mengejar Dividen
Bagi investor, momentum cum date selalu menghadirkan dua pilihan strategi.
Strategi pertama adalah dividend capture, yaitu membeli saham sebelum cum date untuk memperoleh hak dividen, kemudian mempertimbangkan menjual kembali setelah ex date.
Strategi kedua adalah fokus pada kualitas fundamental perusahaan, di mana dividen hanya menjadi bonus tambahan dari investasi jangka panjang.
Dalam konteks tersebut, INCO menawarkan kombinasi yang menarik. Selain memberikan dividend payout ratio sebesar 60 persen, perusahaan juga mencatat pertumbuhan laba bersih 32 persen, mempertahankan EBITDA yang kuat, serta terus melanjutkan proyek hilirisasi dan pengembangan fasilitas HPAL yang menjadi fondasi pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Bagi investor yang tidak hanya mengejar dividen tetapi juga mencari eksposur pada tema transisi energi dan industri nikel nasional, momentum cum date INCO menjadi salah satu agenda yang layak untuk dicermati pada perdagangan hari ini.(*)