Market Hari Ini 20 Feb 2026 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

BFIN Umumkan Buyback Saham, Siapkan Dana Rp100 Miliar

Manajemen BFI dalam keterbukaan informasi BEI menyampaikan, jumlah nilai buyback sebesar Rp100 miliar dan sudah termasuk biaya perantara pedagang efek serta biaya lain yang berkaitan dengan buyback.

PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) mengumumkan akan melaksanakan pembelian kembali (buyback) saham yang telah diterbitkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia

Papan pantau IHSG di Bursa Efek Indonesia Foto: KabarBursa.com
Papan pantau IHSG di Bursa Efek Indonesia Foto: KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) mengumumkan akan melaksanakan pembelian kembali (buyback) saham yang telah diterbitkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Manajemen BFI dalam keterbukaan informasi BEI menyampaikan, jumlah nilai buyback sebesar Rp100 miliar dan sudah termasuk biaya perantara pedagang efek serta biaya lain yang berkaitan dengan buyback.

"Jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi satu persen dari modal disetor Perseroan dan saham yang beredar (free float) setelah pelaksanaan buyback tidak akan menjadi kurang dari 40 persen dari modal disetor Perseroan," tulis manajemen BFI.

Manajemen BFI menyebut buyback saham ini akan dilakukan pada harga yang dianggap baik dan wajar dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Perseroan meyakini bahwa pelaksanaan buyback saham tidak akan memberikan dampak yang signifikan terhadap operasional, kinerja keuangan, struktur permodalan, maupun tingkat likuiditas Perseroan.

"Perseroan juga berada dalam posisi likuiditas yang kuat dan memiliki arus kas yang mencukupi untuk mendukung kelangsungan kegiatan operasionalnya," tulis manajemen BFI.

Dalam pelaksanaan buyback, Perseroan akan menggunakan dana sendiri dan bukan dari pinjaman. Hasil pelaksanaan buyback akan dicatat sebagai saham treasuri sebagai pengurang ekuitas perseroan.


Jadwal dan Pembatasan Jangka Waktu

1. Periode Buyback (Pembatasan Jangka Waktu Buyback): Terhitung sejak tanggal 23 Februari 2026 sampai dengan maksimum selama periode tiga bulan terhitung sejak tanggal Keterbukaan Informasi (20 Februari 2026), kecuali diakhiri lebih cepat oleh Perseroan dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Adapun BRI Danareksa Sekuritas menyampaikan pergerakan saham BFIN masih cenderung memiliki trend yang cenderung bearish. Namun, saat ini terdapat technical rebound dari level supportnya pada 685 - 710. 

“Target resistance terdekat berada pada level 740 - 785. Selama masih berada dibawah garis MA200nya, trend belum berubah arah,” tulis BRI Danareksa dalam risetnya. (*) 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait