Market Hari Ini 21 Mar 2024 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Tim Editorial

BI Klaim Kredit Baru Perbankan Terindikasi Meningkat

BI Klaim Kredit Baru Perbankan Terindikasi Meningkat
BI Klaim Kredit Baru Perbankan Terindikasi Meningkat

KABARBURSA.COM - Bank Indonesia (BI) mengumumkan bahwa pada bulan Februari 2024, terjadi peningkatan dalam penyaluran kredit baru oleh perbankan.

Hal ini didukung oleh meningkatnya permintaan pembiayaan serta prospek positif untuk kondisi moneter dan ekonomi di masa mendatang.

Menurut Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono, "Faktor utama yang berkontribusi terhadap peningkatan penyaluran kredit baru adalah permintaan pembiayaan dari nasabah, prospek kondisi moneter dan ekonomi ke depan, serta tingkat persaingan bisnis dari bank lain." katanya di Jakarta, Kamis 21 Maret 2024.

Erwin juga menyatakan bahwa untuk triwulan pertama tahun 2024, perkiraan penawaran penyaluran kredit baru oleh perbankan diperkirakan akan terus meningkat.

Di sisi lain, terdapat indikasi peningkatan kebutuhan pembiayaan korporasi pada bulan Februari 2024. Ini tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) pembiayaan korporasi yang mencapai 11,1 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan SBT sebesar 6,5 persen pada bulan Januari 2024.

Peningkatan ini terutama dipicu oleh peningkatan kebutuhan di sektor pertanian, informasi, dan komunikasi, serta real estat.

Sumber pembiayaan korporasi utamanya berasal dari dana internal, diikuti oleh pemanfaatan fasilitas penarikan dan pembiayaan dari bank-bank domestik.

Sementara itu, kebutuhan pembiayaan baru dari rumah tangga pada bulan Februari 2024 juga menunjukkan peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya, dengan mayoritas pembiayaan berasal dari bank umum.

Di samping perbankan, sumber pembiayaan utama yang menjadi pilihan rumah tangga antara lain perusahaan leasing dan koperasi.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait