Market Hari Ini 13 Jul 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Biden Terdesak, Elon Musk Dukung Donald Trump

Biden Terdesak, Elon Musk Dukung Donald Trump
Biden Terdesak, Elon Musk Dukung Donald Trump

Daftar Isi

  1. 01 Penguatan Strategi
  2. 02 Dampak Korporasi

KABARBURSA.COM - Miliarder Elon Musk telah menyumbangkan sejumlah besar dana kepada sebuah komite yang mendukung kemenangan Donald Trump di Gedung Putih. Langkah besar ini mempertegas jejaknya di lanskap politik AS.

Menurut sumber yang mengetahui persoalan ini, Musk telah memberikan kontribusi kepada kelompok America PAC. Jumlah pastinya belum diketahui, namun sumber tersebut menyebutkan bahwa sumbangannya cukup besar. PAC ini akan mengungkapkan daftar para donaturnya pada 15 Juli mendatang.

Tindakan ini menyoroti pengaruh yang semakin kuat dari seorang mogul teknologi yang menduduki peringkat teratas dalam Indeks Miliarder sebuah media dengan kekayaan bersih sebesar USD263,6 miliar.

Musk, yang sebelumnya mengaku sebagai independen dalam politik dan lebih suka tidak terlibat, kini kerap menggunakan platform media sosial twitter untuk menyuarakan pandangan cenderung kanan dan mengkritik Demokrat.

Secara terpisah, miliarder Partai Republik Ken Griffin dan Paul Singer, yang telah mengkritik Trump, bertemu dengan mantan presiden untuk membahas sumbangan kampanye. Namun, baik Singer maupun Griffin belum membuat komitmen apa pun.

Sumbangan dari Musk datang pada saat Trump telah melampaui Presiden Joe Biden dalam penggalangan dana, berkat bantuan donor-donor Wall Street dan korporasi besar. Sementara itu, penggalangan dana Biden menurun setelah debat yang memalukan, membuat para donor Demokrat menarik kembali dukungan mereka.

Elon Musk belum secara publik mendukung kandidat dalam perlombaan 2024 dan sebelumnya mengatakan bahwa dia tidak berencana membiayai kampanye Trump maupun Biden. Namun, keputusannya untuk memberikan sumbangan besar ini memberi peluang bagi Partai Republik untuk mendapatkan dukungan finansial yang signifikan.

Permintaan komentar kepada Musk tidak dijawab, dan tim kampanye Trump serta bendahara America PAC, Chris Gober, juga menolak memberikan komentar.

Penguatan Strategi 

America PAC bekerja di belakang layar untuk memperkuat strategi lapangan kampanye Trump. Meskipun pengungkapan Komisi Pemilihan Federal tidak merinci lokasi pekerjaan mereka, upaya penjangkauan dan ajak-pemilih dilakukan dengan intens di negara-negara bagian medan perang utama yang akan menentukan hasil pemilihan.

Upaya Musk ini berpotensi memberikan pukulan telak bagi Biden dan Demokrat, yang sudah terjebak dalam pertempuran internal mengenai masa depan politik presiden. Demokrat telah menginvestasikan banyak uang dalam kantor lapangan dan staf di negara-negara bagian swing, sebuah langkah yang sering dibanggakan oleh Biden dalam kampanyenya.

Super PAC yang mendukung Trump memberikan keuntungan besar bagi Partai Republik dalam hal dana kampanye resmi, menjadikannya pemilihan presiden termahal dalam sejarah AS. America PAC adalah pembelanja terbesar untuk kontak langsung dengan pemilih, telah menghabiskan USD15,8 juta sejauh ini, dengan USD13,1 juta di antaranya digunakan untuk operasi lapangan. Mereka juga membiayai media digital, pesan teks, dan panggilan telepon untuk menjangkau pemilih.

Kelompok ini fokus pada persuasi door-to-door dan upaya ajak-pemilih. Keputusan terbaru FEC memungkinkan super PAC untuk berkoordinasi dengan kampanye dalam penjangkauan pemilih. America PAC telah mempekerjakan In Field Strategies, sebuah perusahaan akar rumput nasional yang juga bekerja untuk Komite Nasional Republik.

Dampak Korporasi

Uang politik membuat Musk menjadi pemain yang lebih kuat di Washington. Kekayaannya terutama berasal dari kepemilikannya di Tesla Inc., SpaceX, dan X. Perusahaan-perusahaannya sudah memiliki kontrak pemerintah besar dan sering berselisih dengan lembaga federal terkait peraturan.

Beberapa kebijakan yang diusulkan Trump, seperti membongkar langkah-langkah Biden untuk mentransisi AS ke kendaraan listrik dan sumpah mengenakan tarif pada pembuat EV China, akan berdampak langsung pada Tesla.

Musk dan Trump pernah berselisih di masa lalu, tetapi keduanya semakin dekat dengan Musk yang kini menasihati mantan presiden tentang kendaraan listrik dan kebijakan kripto. Pada pertemuan tahunan Tesla bulan lalu, Musk membahas hubungannya dengan Trump. "Dia menelepon saya secara tiba-tiba tanpa alasan," kata Musk.

Tak hanya itu, National Rifle Association (NRA) secara resmi mendukung mantan Presiden Donald Trump. Dukungan ini diharapkan diumumkan pada Sabtu di konvensi tahunan kelompok tersebut di Dallas.

NRA adalah sebuah organisasi nirlaba di Amerika Serikat yang menjadi pendukung utama hak kepemilikan senjata api.

Dukungan terhadap kampanye kepresidenannya datang tak lama sebelum Trump naik panggung untuk menyampaikan pidato utama pada pertemuan tahunan NRA.

Dalam pidatonya, Trump menggambarkan Presiden Joe Biden sebagai sosok yang berusaha mengikis hak kepemilikan senjata tanpa mengutip al-hal spesifik.

Trump disebut memanfaatkan acara tersebut untuk mencoba dan meningkatkan antusiasme di antara audiens yang sebagian besar ramah. Ia berusaha menginspirasi mereka agar datang dan memilihnya. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait