Market Hari Ini 23 Dec 2023 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Bisnis Nike Lagi Seret, Ini Upaya Agar Bisnisnya Jalan

Bisnis Nike Lagi Seret, Ini Upaya Agar Bisnisnya Jalan
Bisnis Nike Lagi Seret, Ini Upaya Agar Bisnisnya Jalan

KABARBURSA.COM - Nike, perusahaan alas kaki terbesar dunia, siap menerapkan strategi penghematan yang lebih ketat sebagai respons terhadap perlambatan pertumbuhan penjualan. Manajemen Nike mengumumkan rencananya untuk menghemat US $2 miliar selama tiga tahun ke depan. Beberapa langkah yang akan diambil mencakup pemperketat pasokan produk, peningkatan rantai pasokan, pengurangan manajemen, dan peningkatan penggunaan sistem otomatisasi.

Bisnis grosir Nike sedang menghadapi tekanan karena para peritel mengurangi jumlah pesanan. Penurunan penjualan juga terlihat dari pelemahan transaksi secara online. Sebagai respons, perusahaan ini cenderung meningkatkan aktivitas promosi, dengan melihat indikasi perilaku konsumen yang lebih berhati-hati di seluruh dunia, ungkap Kepala Keuangan Nike, Matthew Friend, seperti dikutip Reuters.

Analis Ekuitas Senior Morningstar, David Swartz, menyatakan bahwa Nike akan mengurangi jumlah produk karena terlalu banyak produk yang tidak memberikan margin tinggi dan tidak mencatatkan penjualan yang signifikan. Meski demikian, Nike berencana untuk tetap meluncurkan model baru, termasuk sepatu basket seperti Sabrina 1, LeBron 21, dan Tatum 1, dalam tiga bulan ke depan untuk mendongkrak penjualan.

"Kondisi permintaan konsumen yang tertekan memaksa aktivitas promosi lebih tinggi, termasuk inovasi dan kebaruan untuk menarik konsumen," ujar Friend. Nike tidak merinci produk mana yang akan mengalami pemangkasan pasokan, tetapi lini sepatu kets ikonik seperti Air Force 1, Dunk, dan Court, terus berkinerja baik.

Dalam konteks restrukturisasi, Nike memperkirakan biaya sebesar US $400 juta hingga US $450 juta. Anggaran ini mencakup biaya pesangon karyawan untuk kuartal ketiga. Sementara itu, di sisi lain, China memperketat aturan bisnis video gim.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait