Market Hari Ini 17 Jan 2026 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

Bitcoin Pagi Dibuka Melemah Tipis: Sepanjang Hari Bergerak Terbatas

Bitcoin bergerak sempit di kisaran USD95 ribu, sementara pasar kripto global masih wait and see. Penguatan tipis di rupiah tak diikuti altcoin, menandakan sentimen risk-on belum solid.

Bitcoin melemah tipis di dolar AS namun menguat di rupiah. Pasar kripto masih konsolidasi, tanpa rotasi besar ke altcoin, menunggu katalis global.

Ilustrasi bitcoin. Foto: AI untuk KabarBursa.
Ilustrasi bitcoin. Foto: AI untuk KabarBursa.

Daftar Isi

  1. 01 Teknikal Bitcoin: Sideways dengan Bergerak Tipis ke Atas

KABARBURSA.COM – Pergerakan bitcoin, Sabtu, 17 Januari 2026, dibuka dengan pelemahan tipis. Dalam denominasi dolar AS, harga Bitcoin turun 0,12 persen ke kisaran USD95.484, setelah sempat menyentuh area tertinggi intraday di USD95.830 dan terendah di USD94.229.

Dalam denominasi rupiah, nilai Bitcoin justru menguat 0,07 persen ke Rp1,614 miliar. Penguatan ini mencerminkan stabilisasi setelah tekanan sebelumnya. Pergerakan di pasar domestic yang cenderung datar ini mengikuti pola global, yaitu tidak ada panic selling namun belum ada euforia baru.

Pasar masih wait and see, memantau ke arah mana sentimen global bergerak, khususnya dolar AS, yield obligasi dan risk appetite di pasar saham.

Sayangnya, penguatan tipis Bitcoin dalam tidak diikuti koin lain, Ether, Litecoin dan beberapa Altcoin, justru melemah tipis. Hanya Dogecoin dan Cardano yang menguat.

Di sini, tidak ada rotasi besar-besaran ke Altcoin. Yang terjadi, pasar seperti belum yakin. Padahal, biasanya dalam fase risk-on yang kuat, Altcoin ikut menguat lebih agresif daripada Bitcoin. Namun, kali ini pergerakannya masih terfragmentasi.

Teknikal Bitcoin: Sideways dengan Bergerak Tipis ke Atas

Jika dilihat dari struktur teknikal Bitcoin, ada tren menurun yang telah berlangsung sejak puncak di area 120.000–130.000, yang diikuti oleh fase base-building di kisaran 88.000–92.000. Saat ini, harga sedang mencoba menstabilkan diri di atas zona tersebut, bergerak naik perlahan ke area 95.000–96.000. 

Ini adalah fase pemulihan teknikal, bukan breakout. Volume yang tidak meledak memperkuat interpretasi bahwa ada minat beli, tetapi belum cukup kuat untuk mendorong harga menembus resistance signifikan.

Struktur ini penting karena menentukan arah jangka pendek. Selama Bitcoin belum mampu menembus area psikologis 98.000–100.000 dengan volume yang solid, maka setiap kenaikan masih berpotensi menjadi technical rebound, bukan awal tren naik baru. 

Sebaliknya, zona 92.000–93.000 kini menjadi support penting. Jika area ini ditembus ke bawah, tekanan jual bisa kembali meningkat.

Untuk perdagangan hari ini, arah harga cenderung sideways dengan bias tipis ke atas. Penguatan tipis dalam denominasi rupiah dan stabilisasi di dolar AS menunjukkan bahwa pasar mencoba membangun lantai baru. 

Namun, ini bukan fase impulsif. Selama tidak ada katalis eksternal besar, seperti pergerakan ekstrem di indeks saham AS, lonjakan yield, atau berita regulasi kripto, Bitcoin kemungkinan bergerak dalam rentang sempit.

Dengan kata lain, pasar Bitcoin saat ini berada dalam fase penilaian ulang. Reli besar sebelumnya sudah dikoreksi, euforia sudah turun, dan sekarang pelaku pasar menimbang ulang valuasi. Ini menciptakan kondisi yang lebih sehat secara struktural, tetapi kurang menarik bagi trader yang mengandalkan momentum cepat.

Dalam konteks ini, arah harga hari ini lebih condong ke konsolidasi naik terbatas, bukan breakout dan bukan pula penurunan tajam. Bitcoin sedang membangun fondasi, bukan melompat. Dan seperti biasa dalam kripto, fase seperti ini sering kali menjadi jembatan menuju pergerakan besar berikutnya, tetapi arah pastinya masih menunggu konfirmasi.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait