Market Hari Ini 08 May 2026 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

BOAT Kantongi Kredit Rp9 Miliar dari BNI, Ada Tekanan Liabilitas?

Fasilitas kredit revolving disebut akan digunakan untuk mendukung operasional armada kapal penunjang industri oil and gas.

PT Newport Marine Services Tbk (BOAT) memperoleh fasilitas kredit modal kerja revolving Rp9 miliar dari BNI untuk mendukung operasional dan pendanaan armada kap

PT Newport Marine Services Tbk (BOAT) mendapat fasilitas kredit dari BNI (Foto: Dok. Newport Marine Services)
PT Newport Marine Services Tbk (BOAT) mendapat fasilitas kredit dari BNI (Foto: Dok. Newport Marine Services)

KABARBURSA.COM - PT Newport Marine Services Tbk (BOAT) mendapat fasilitas kredit dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI (BBNI) yang bertujuan untuk modal kerja.

Merujuk keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), BNI mengucurkan Fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) Revolving sebesar ke BOAT sebesar Rp9 miliar.

Direktur/Sekretaris BOAT, Ahmad Wisya mengatakan pinjaman tersebut bertujuan untuk tambahan modal kerja usaha, seperti penyediaan dan penyewaan kapal penunjang industri oil and gas.

Selain itu, tambah Ahmad, transaksi ini juga dilakukan sebagai bagian dari strategi untuk memperkuatstruktur pendanaan, memperoleh fleksibilitas pengelolaan arus kas.

"Serta mendukung kebutuhan modal kerja operasional dan menjaga keberlangsungan operasional armada kapal dalam mendukung kegiatan usaha," kata dia dalam keterangannya.

Ahmad menuturkan transaksi ini tidak mengakibatkan perubahan
terhadap struktur permodalan, namun meningkatkan liabilitas Perseroan sehubungan dengan diperolehnya fasilitas
kredit.

Namun demikian, lanjut dia,  transaksi ini memberikan tambahan likuiditas, untuk menambah modal kerja dan mendukung kelangsungan kegiatan operasional Perseroan.

"Transaksi ini memberikan dampak positif terhadap kondisi keuangan dan operasional Perseroan melalui tersedianya tambahan modal kerja yang mendukung kelangsungan usaha Perseroan," pungkasnya.

Adapun pada kuartal I 2026, BOAT mencatat laba bersih sebesar USD10,72 ribu. Angka ini menyusut dari USD16,70 ribu pada periode yang sama tahun lalu.

Merujuk laporan keuangan yang dipublikasikan, BOAT membukukan pendapatan usaha sebesar USD3,15 juta, atau turun tipis dibanding kuartal I 2025 yang sebesar USD3,18 juta.

Adapun pada sisi liabilitas, total kewajiban BOAT pada kuartal I 2026 sebesar USD10,68 juta, menurun dari USD10,71 juta pada akhir 2025. Sementara itu total ekuitas BOAT naik menjadi USD23,49 juta dari sebelumnya USD23,48 juta. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait