Market Hari Ini 16 Jul 2025 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

BRMS Rebound dari Level Kunci, Momentum Baru Mulai Terbentuk?

BRMS memantul dari level krusial Fibonacci dan MA100, didukung volume dan sinyal MACD positif. Rekomendasi beli kian kuat dengan target Rp600 di balik proyek emas dan tembaga.

Saham BRMS menguat 3,24 persen dan diprediksi berpeluang lanjut rally. Didukung sinyal teknikal dan proyek tambang, target Rp600 jadi sorotan investor.

Ilustrasi tambang milik PT Bumi Resources Minerals Tbk. (Foto: Dok Perusahaan)
Ilustrasi tambang milik PT Bumi Resources Minerals Tbk. (Foto: Dok Perusahaan)

Daftar Isi

  1. 01 Potensi Saham Tembus Rp600

KABARBURSA.COM - Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menunjukkan sinyal teknikal yang mulai membaik. Di tengah pasar yang bergerak hati-hati, BRMS justru mencatatkan penguatan 3,24 persen pada perdagangan terakhir, ditutup di level 446. 

Penguatan ini menarik perhatian pelaku pasar harian, terlebih setelah muncul sejumlah konfirmasi teknikal yang dianggap cukup kuat sebagai sinyal awal potensi kenaikan lanjutan.

Dari grafik harian, Rabu, 16 Juli 2025, Founder Stocknow.id Hendra Wardana, melihat pergerakan harga BRMS terpantau memantul dari garis rata-rata 100 hari (MA100), sebuah area support dinamis yang selama ini menjadi acuan banyak trader dalam membaca kekuatan harga jangka menengah. 

Lebih menarik lagi, pantulan tersebut terjadi tepat di level retracement Fibonacci 61,8 persen, zona yang secara historis sering menjadi titik balik bagi saham yang sedang mencari pijakan untuk rebound.

Di sisi momentum, indikator MACD mencatatkan sinyal golden cross di area netral. Ini artinya, kekuatan beli mulai menggeser tekanan jual, namun belum masuk ke zona jenuh beli. Pola seperti ini kerap dimaknai sebagai awal dari potensi rally baru, terutama jika didukung volume yang membesar. 

Dan memang, dalam dua hari terakhir, volume perdagangan BRMS tercatat mulai naik—meski belum explosif, tapi cukup untuk menjadi petunjuk minat pasar mulai hidup kembali.

Secara strategi, area beli direkomendasikan di kisaran 444 hingga 446. Target jangka pendek ada di 464, dengan potensi lanjutan ke 484 jika momentum terus bertahan. Namun, untuk menghindari risiko pelemahan mendadak, batas bawah atau stop loss disarankan di area 422.

Apakah ini berarti BRMS akan langsung tancap gas? Belum tentu. Tapi pantulan dari area teknikal penting ini patut dicermati. Setidaknya, saham ini kini berada di persimpangan penting yang membuka peluang bagi trader jangka pendek. 

Asalkan disiplin dijaga dan tidak terjebak euforia sesaat, BRMS bisa menjadi salah satu saham yang layak dipantau ketat dalam beberapa sesi perdagangan ke depan.

Potensi Saham Tembus Rp600

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) kembali menjadi sorotan setelah mendapat rekomendasi positif dari BB Verdhana. 

Dalam riset yang dirilis 11 Juli 2025, menginisiasi peliputan saham BRMS dengan rating “Buy” dan target harga ambisius di level Rp600 per saham. 

Di balik optimisme ini, tersimpan keyakinan kuat terhadap potensi pertumbuhan kinerja BRMS yang ditopang proyek tambang emas dan tembaga yang belum tergarap secara penuh.

BRMS dinilai sebagai salah satu pemain junior paling menjanjikan di sektor tambang emas dan tembaga Indonesia. Perusahaan ini memiliki sejumlah proyek tambang dengan kualitas cadangan yang tergolong tinggi, terutama dari sisi kadar emas (gold grade) yang disebut-sebut sebagai yang tertinggi di antara rekan-rekan sekelasnya. 

Hal ini penting karena kadar emas yang tinggi biasanya berbanding lurus dengan efisiensi biaya produksi dan marjin keuntungan.

Riset BB Verdhana memperkirakan kinerja BRMS akan melesat dalam beberapa tahun ke depan, seiring dengan percepatan ekspansi di lapangan. Produksi emas diproyeksikan tumbuh rata-rata sekitar 32 persen per tahun dalam periode 2025 hingga 2028. 

Di sisi lain, laba bersih diperkirakan meningkat signifikan dengan pertumbuhan rata-rata 57 persen per tahun dalam periode yang sama. Peningkatan ini tidak lepas dari rencana perusahaan untuk mengoperasikan pabrik pemrosesan baru dan mengembangkan sejumlah proyek tambang yang selama ini belum maksimal digarap.

Secara valuasi, BB Verdhana menilai BRMS punya ruang rerating yang cukup besar, khususnya jika harga emas global bisa bertahan di level tinggi. Pasar diyakini belum sepenuhnya mencerminkan potensi proyek-proyek tambang BRMS yang masih dalam tahap pengembangan.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait