Market Hari Ini 16 Jun 2025 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

BRPT Menguat, Tapi Pasar Masih Wait and See: Momentum atau Koreksi?

Level support di Rp1.375 menjadi batas risiko yang perlu diawasi ketat. Jika harga menembus ke bawah level ini, sinyal cut loss layak dipertimbangkan.

Saham BRPT menguat dengan sinyal teknikal “sangat beli”. Namun, pasar masih wait and see jelang konfirmasi pola lanjutan tren.

Gedung PT Barito Pacific Tbk. (Foto: Dok Perusahaan)
Gedung PT Barito Pacific Tbk. (Foto: Dok Perusahaan)

Daftar Isi

  1. 01 Rekomendasi Teknikal BRPT: Sangat Beli

KABARBURSA.COM - Saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) tengah berada dalam fase yang cukup menarik namun penuh tanda tanya. Di satu sisi, berbagai indikator teknikal menunjukkan sinyal penguatan yang solid. 

Namun di sisi lain, pasar belum sepenuhnya memberi konfirmasi atas pola yang terbentuk, sehingga wajar jika sebagian pelaku pasar memilih bersikap hati-hati.

Dari sisi teknikal, BRPT sempat membentuk pola continuation flag—sebuah pola lanjutan tren yang kerap jadi indikasi arah kenaikan berkelanjutan. Tapi sejauh ini, pola tersebut belum benar-benar terkonfirmasi. 

Harga masih bergerak dalam kisaran sempit, mencerminkan fase konsolidasi yang hati-hati. Volume perdagangan juga mulai menurun, mengindikasikan bahwa minat beli belum cukup kuat untuk mendorong harga menembus level-level teknikal penting.

Sinyal kehati-hatian ini turut tercermin dalam rekomendasi dari tim riset NHKSI. Mereka menyarankan pendekatan konservatif bagi investor yang belum memiliki saham ini: lebih baik menunggu hingga pasar menunjukkan arah yang lebih jelas. 

Bagi investor yang sudah memegang BRPT, level support di Rp1.375 menjadi batas risiko yang perlu diawasi ketat. Jika harga menembus ke bawah level ini, sinyal cut loss layak dipertimbangkan.

Rekomendasi Teknikal BRPT: Sangat Beli

Namun jika dilihat dari indikator teknikal terbaru per 16 Juni 2025, justru ada banyak sinyal optimis. Ringkasan indikator menunjukkan posisi “sangat beli” dengan kekuatan tren yang tinggi. 

RSI menyentuh angka 77,9, menandakan kondisi overbought atau beli berlebih. Ini bisa menjadi alarm bahwa harga sudah terlalu tinggi dalam waktu singkat—tapi bukan berarti peluang kenaikan sudah tertutup.

Indikator lain seperti MACD, ADX, hingga Bull/Bear Power tetap menunjukkan tren penguatan. Bahkan ADX di level 65 memperlihatkan bahwa tren naik yang terbentuk cukup kuat dan belum melemah. 

CCI, Williams %R, dan ROC juga mengarah ke sinyal beli, memperkuat pandangan bahwa BRPT masih punya peluang melanjutkan penguatannya.

Di sisi moving average, mayoritas sinyal juga positif. Dari 12 MA utama, sebanyak 11 memberi sinyal beli. Harga saham kini berada jauh di atas MA jangka pendek hingga panjang—indikasi bahwa tren naik sudah terbentuk dengan cukup kuat dalam berbagai horizon waktu.

Meski begitu, ada satu catatan penting: volatilitas tinggi. ATR berada di kisaran 104 poin, menunjukkan bahwa pergerakan harga harian BRPT bisa cukup agresif. Untuk investor jangka pendek, ini berarti perlu ekstra perhatian terhadap level support dan resistance. 

Pivot penting berada di Rp1.502, dengan support terdekat di Rp1.479. Jika mampu bertahan di atas pivot, peluang menuju resistance Rp1.549 hingga Rp1.572 terbuka lebar.

Dengan kondisi seperti ini, BRPT memang tengah berada di persimpangan. Secara teknikal, tren masih positif. Namun kehati-hatian tetap perlu dikedepankan, terutama karena beberapa indikator mengarah ke jenuh beli. 

Bagi investor jangka menengah hingga panjang, peluang masih terbuka. Namun bagi trader, ini adalah saat untuk bergerak dengan kalkulasi yang matang. Pasar masih bicara dalam bisik, dan hanya mereka yang jeli membaca sinyal, yang bisa menangkap peluang berikutnya.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait