Market Hari Ini 22 May 2026 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

BRPT Rebound Cepat, Area 1.588 jadi Penentu

BRPT melesat lebih dari 4 persen hingga sesi siang setelah dua hari dihajar koreksi tajam. Namun indikator teknikal masih menunjukkan tekanan jual belum benar-benar selesai.

BRPT rebound lebih dari 4 persen ke level 1.600 pada sesi siang. Meski asing masih masuk, indikator moving average masih menunjukkan sinyal sangat jual.

Empat hari bergerak ekstrem, di sesi pertama akhir pekan ini BRPT melompat hingga lebih dari 4 persen. (Foto; dok BRPT)
Empat hari bergerak ekstrem, di sesi pertama akhir pekan ini BRPT melompat hingga lebih dari 4 persen. (Foto; dok BRPT)

Daftar Isi

  1. 01 Empat Hari Bergerak Ekstrem

KABARBURSA.COM – Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mendadak kembali “ngegas” pada perdagangan sesi I Jumat, 22 Mei 2026. Setelah dua hari dihantam koreksi brutal, saham milik konglomerat Prajogo Pangestu itu melonjak 4,58 persen ke level 1.600 dan kembali masuk daftar top gainers pasar.

Kenaikan ini terasa cukup liar karena datang hanya sehari setelah BRPT longsor lebih dari 11 persen. Pasar tampaknya mulai kembali memburu saham ini ketika tekanan jual mulai sedikit mereda dan sektor basic industry bangkit menjadi motor utama IHSG.

Sepanjang sesi siang, BRPT bergerak agresif sejak pembukaan di level 1.525 sebelum sempat menyentuh area tertinggi 1.640. Nilai transaksi juga masih sangat besar, mencapai Rp484,75 miliar dengan volume lebih dari 3 juta lot saham.

Namun di balik rebound tersebut, struktur teknikal BRPT sebenarnya belum benar-benar nyaman. Hampir seluruh indikator moving average masih memancarkan sinyal “jual” bahkan masuk kategori sangat jual.

MA5 misalnya masih berada di area 1.765, sementara posisi harga BRPT masih jauh di bawah level tersebut. Tekanan serupa juga terlihat pada MA10 di 1.938 dan MA20 di kisaran 2.004.

Artinya, meski harga mulai memantul, pasar masih membaca tren mayor BRPT belum benar-benar pulih. Rebound yang terjadi hari ini lebih terlihat sebagai pantulan cepat setelah saham mengalami tekanan beruntun sejak awal pekan.

Empat Hari Bergerak Ekstrem

Kalau ditarik ke belakang, pergerakan BRPT memang sangat ekstrem dalam empat hari terakhir. Pada 18 Mei 2026, saham ini masih berada di level 2.070 dengan net foreign buy sekitar Rp42,11 miliar.

Namun tekanan mulai muncul sehari setelahnya. Pada 19 Mei, BRPT anjlok 7,49 persen ke level 1.915 meski asing sebenarnya masih mencatat net buy sekitar Rp6,07 miliar.

Kondisi semakin panas pada 20 Mei ketika saham kembali jatuh 10,18 persen ke level 1.720. Menariknya, di tengah penurunan tajam itu, asing justru masih terlihat melakukan akumulasi tipis sekitar Rp3,82 miliar.

Puncak tekanan terjadi pada perdagangan 21 Mei. BRPT ambruk 11,05 persen ke level 1.530 dengan transaksi jumbo Rp874,18 miliar.

Tetapi justru di tengah kepanikan tersebut, asing terlihat masuk cukup agresif. Data perdagangan menunjukkan foreign buy mencapai Rp308 miliar sementara foreign sell sekitar Rp134 miliar sehingga net foreign buy menembus Rp173,34 miliar.

Kondisi itu membuat pasar mulai bertanya-tanya: apakah asing sedang mulai menampung BRPT di area bawah atau justru sedang memainkan volatilitas jangka pendek?

Secara teknikal, area pivot BRPT kini berada di kisaran 1.588. Selama harga mampu bertahan di atas area tersebut, peluang rebound jangka pendek masih terbuka menuju resistance 1.705 hingga 1.776.

Namun jika tenaga beli mulai melemah dan saham kembali turun di bawah 1.500, tekanan jual berpotensi muncul lagi dengan area support berikutnya berada di kisaran 1.400 hingga 1.283.

Untuk dua hari perdagangan berikutnya, BRPT kemungkinan masih akan bergerak sangat volatil. Saham ini terlihat sedang berada dalam fase tarik-ulur antara aksi bargain hunting dan tekanan distribusi jangka pendek.

Karena itu, pasar tampaknya akan lebih fokus memantau satu hal penting, yaitu apakah arus dana asing masih terus bertahan masuk setelah rebound hari ini, atau justru mulai kembali melakukan profit taking cepat di area atas.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait