Market Hari Ini 10 Jun 2024 Penulis: Yunila Wati Editor: Tim Editorial

BSI Kolaborasi dengan Qasir.id Optimalkan Modal untuk UMKM

BSI Kolaborasi dengan Qasir.id Optimalkan Modal untuk UMKM
BSI Kolaborasi dengan Qasir.id Optimalkan Modal untuk UMKM

Daftar Isi

  1. 01 Komitmen Layani Ekonomi Umat
  2. 02 Pembiayaan UMKM BSI Capai Rp46,60 Triliun
  3. 03 5.000 Beasiswa untuk Pelajar

KABARBURSA.COM - PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk, kembali membuka kerja sama dengan berbagai pihak guna kepentingan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kali ini, BSI menggandeng startup Qasir.id untuk mengoptimalkan akses permodalan melalui pembiayaan kepada 24 ribu UMKM yang telah menjadi mitranya. Sementara, BSI berperan memfasilitasi UMKM dalam hal peningkatan keterampilan.

Qasir adalah aplikasi serbaguna untuk pengelolaan dan pembayaran, baik online maupun offline. Qasir merupakan aplikasi POS yang bisa dimanfaatkan secara gratis (beberapa fitur berbayar) untuk membantu dalam kegiatan transaksi penjualan dan pengelolaan usaha. Dalam Qasir ada banyak fitur yang bisa digunakan, mulai dari menyimpan transaksi, terhubung dengan printer untuk mencetak struk, laporan penjualan otomatis, mengelola pegawai, mengelola outlet, dan masih banyak lagi.

Dalam kolaborasi dengan BSI, Qasir.id fokus bergerak dari sisi pembayaran transaksi bagi UMKM dan menyinergikannya untuk akses ke perbankan syariah. Dijelaskan Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna, melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin, 10 Juni 2024, pihaknya memberikan dukungan bisnis yang lebih luas kepada pelaku UMKM. Langkah ini secara otomatis mempercepat digitalisasi UMKM dan meningkatkan efisiensi operasional para pelaku UMKM.

"Dalam kerja sama ini, kami sepakat dan berkomitmen untuk memajukan UMKM secara bersama-sama melalui manajemen pengelolaan yang baik, transparan, dan terukur, serta secara langsung memberikan peluang bagi akses permodalan syariah. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat menjadi model kerja sama yang sukses antara institusi keuangan syariah dan penyedia teknologi digital dalam mendukung sektor UMKM," papar Anton.

Hal senada disampaikan CEO Qasir.id Rachmat Anggara. Menurutnya, peran perusahaan akan semakin optimal jika bersinergi dengan para pemangku kepentingan, salah satunya bank.

Komitmen Layani Ekonomi Umat

Kolaborasi BSI dengan Qasir.id sejalan dengan komitmen BSI untuk melayani ekonomi umat. Corporate Secretary BSI Wisnu Sunandar mengatakan, BSI senantiasa berkomitmen memenuhi ekspektasi seluruh pemangku kepentingan dengan menerapkan prinsip asil, seimbang, dan bermanfaat (maslahat) sesuai syariat Islam. Pihaknya juga akan terus berusaha memberikan pelayanan terbaik dan berkontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

"BSI terus berkomitmen menjadi lembaga perbankan yang melayani segala lini masyarakat, baik institusi maupun perorangan, untuk meningkatkan inklusi dan penetrasi keuangan syariah. BSI juga berupaya menjadi bank yang modern serta inklusif dalam memberikan pelayanan, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip syariah.

Selain dengan PP Muhammadiyan, BSI juga telah banyak mengajak berbagai pihak untuk terlibat dalam program-programnya, seperti Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) serta Perum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas), untuk menyalurkan pembiayaan kepemilikan rumah bersubsidi KPR Sejahtera FLPP kepada pegawai di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

Pembiayaan UMKM BSI Capai Rp46,60 Triliun

Dalam perkembangannya, hingga periode Mei 2024, BSI mencatat pembiayaan UMKM telah mencapai nilai Rp46,60 triliun. Angka ini tumbuh 13,41 persen secara tahunan (year on yeas/yoy) dan mampu menyerap lebih dari 321 ribu nasabah. Pada kuartal I tahun ini, dalam hitungan total, penyaluran pembiayaannya mencapai Rp247 triliun. Lagi-lagi angka itu tumbuh 15,89 persen yoy.

Sedangkan untuk pembiayaan berkelanjutan, BSI sudah menyalurkan uang sejumlah Rp59,2 triliun untuk periode yang sama dan masih didominasi oleh sektor UMKM, yaitu sebesar Rp46,6 triliun. Selanjutnya, dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) BSI juga mengalami pertumbuhan signifikan, mencapai Rp29,7 triliun atau tumbuh sebesar 10,43 persen yoy.

Kinerja baik tersebut tentunya ditopang oleh dominasi dana murah, yang tabungannya tumbuh sebesar 8,75 persen dan giro tumbuh hingga 10,52 persen. Dan, pada tiga bulan pertama tahun ini, BSI sudah mencetak laba senilai Rp1,71 triliun. Sedangkan aset perusahaan tumbuh positif sebesar 14,25 persen dengan nilai Rp358 triliun.

5.000 Beasiswa untuk Pelajar

Komitmen BSI untuk memberikan manfaat luas bagi masyarakat juga ditunjukkan dengan pemberian beasiswa kepada 5.195 mahasiswa dan pelajar melalui program beasiswa BSI Scholarship, yang bekerja sama dengan BSI Maslahat. Tercatat ada 90 perguruan tinggi dan 124 sekolah di seluruh Indonesia yang mendapat beasiswa tersebut.

"Kami ingin membantu pelajar dan mahasiswa penerima manfaat untuk tetap semangat dan fokus mencapai pendidikan yang lebih tinggi untuk masa depan yang lebih baik. BSI Scholarship 2024 merupakan upaya BSI dan BSI Maslahat untuk berkontribusi dalam peningkatan sumber daya manusia (SDM) melalu keberlanjutan pendidikan anak-anak berprestasi dari keluarga yang kurang mampu," ujar Direktur Kepatuhan dan SDM BSI Tribuana Tunggadewi di Jakarta, Kamis, 6 Juni 2024.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait