Market Hari Ini 25 Nov 2025 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

BTC Rebound ke USD88.000, Analis Peringatkan Reli Bisa Rapuh

Bitcoin naik ke USD88.000 didorong ekspektasi pemangkasan suku bunga AS, namun analis menilai reli ini masih rapuh karena tekanan arus keluar ETF.

Bitcoin naik ke USD88.000 didorong ekspektasi pemangkasan suku bunga AS, namun analis menilai reli ini masih rapuh karena tekanan arus keluar ETF.

Ilustrasi: Koin-koin mata uang kripto (Foto: Unsplash)
Ilustrasi: Koin-koin mata uang kripto (Foto: Unsplash)

KABARBURSA.COM – Bitcoin menembus kembali level USD88.000 pada perdagangan Senin, 24 November 2025, seiring meningkatnya selera risiko dan ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada Desember.

Aset kripto terbesar itu bangkit dari posisi terendah USD81.000 pada Jumat lalu, meski masih turun lebih dari 28 persen dari rekor tertingginya pada Oktober di USD126.000.

Pembalikan arah ini terjadi setelah sejumlah pejabat The Fed menyampaikan pernyataan bernada dovish, yang memberi sinyal kepada investor bahwa pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin kemungkinan besar akan dilakukan dalam waktu dekat. 

Namun demikian, analis di 10X Research menilai pemulihan ini berpotensi melemah menjelang pertemuan kebijakan The Fed pada 17 Desember.

“Kalaupun The Fed memangkas suku bunga pada Desember, kemungkinan itu merupakan hawkish cut. Artinya, reli saat ini lebih tepat dilihat sebagai reaksi jangka pendek dalam kondisi oversold dan ketakutan ekstrem, bukan awal dari pemulihan berbentuk V yang berkelanjutan,” tulis 10X Research dalam catatan untuk klien pada Minggu.

Perusahaan tersebut juga menyoroti arus keluar ETF Bitcoin sebesar USD3,5 miliar sepanjang November, yang menunjukkan bahwa investor institusi cenderung mengambil sikap menunggu. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait