Market Hari Ini 06 Mar 2026 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

Capex ELSA Tembus Rp566 Miliar, Masih di Bawah Target RKAP

Realisasi capex Elnusa 2025 mencapai Rp566 miliar, sekitar 5 persen di bawah RKAP Rp594 miliar. Dana difokuskan untuk penguatan jasa hulu migas, distribusi energi, serta modernisasi infrastruktur operasional.

Capex ELSA 2025 mencapai Rp566 miliar, 5 persen di bawah RKAP. Investasi difokuskan pada hulu migas, distribusi energi, dan modernisasi infrastruktur operasiona

Elnusa laporkan realisasi capex 2025 yang berada di bawah target RKAP. (Foto: Dok ELSA)
Elnusa laporkan realisasi capex 2025 yang berada di bawah target RKAP. (Foto: Dok ELSA)

Daftar Isi

  1. 01 Modernisasi Infrastruktur dan Teknologi

KABARBURSA.COM - Realisasi belanja modal PT Elnusa Tbk (ELSA) sepanjang 2025 mencapai Rp566 miliar, sekitar 5 persen di bawah target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar Rp594 miliar. Meski demikian, nilai investasi tersebut masih lebih tinggi dibandingkan realisasi capex 2024 yang tercatat Rp525 miliar.

Pada tahun sebelumnya, realisasi capex Elnusa tercatat sebesar Rp525 miliar. Dengan realisasi Rp566 miliar pada 2025, nilai investasi tersebut meningkat sekitar Rp41 miliar dibandingkan periode sebelumnya.

Dari sisi alokasi, sebagian besar belanja modal Elnusa diarahkan untuk memperkuat lini usaha hulu migas dan jasa pendukung (upstream & support services). Segmen ini menyerap sekitar 56,4 persen dari total anggaran capex.

Dana tersebut digunakan untuk menambah sejumlah peralatan operasional di sektor hulu, termasuk dua unit coiled tubing, dua unit cementing, serta pengadaan sekitar 25.000 unit seismic nodes Stryde yang digunakan dalam kegiatan survei eksplorasi migas.

Selain itu, perusahaan juga mengalokasikan investasi untuk pengadaan rig baru guna mendukung aktivitas pengeboran. Secara keseluruhan, pengadaan tersebut mencakup rencana penambahan sekitar 9 hingga 11 rig baru yang akan memperkuat kapasitas layanan pengeboran dan eksplorasi.

Investasi pada segmen hulu migas ini menjadi salah satu fokus utama Elnusa karena aktivitas eksplorasi dan produksi masih menjadi salah satu sumber permintaan jasa utama bagi perusahaan di sektor energi.

Selain sektor hulu migas, belanja modal juga dialokasikan untuk memperkuat lini bisnis distribusi dan logistik energi yang menyerap sekitar 30,3 persen dari total anggaran capex.

Pada segmen ini, investasi difokuskan untuk menjaga keandalan rantai pasok energi melalui penambahan armada fuel tank vehicle serta pengadaan peralatan LLC yang digunakan dalam operasional distribusi bahan bakar.

Penguatan kapasitas logistik tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi energi serta meningkatkan efisiensi operasional di jaringan logistik perusahaan.

Modernisasi Infrastruktur dan Teknologi

Di luar dua segmen utama tersebut, Elnusa juga mengalokasikan sebagian capex untuk pengembangan bisnis pendukung dan modernisasi fasilitas operasional.

Investasi ini mencakup penambahan armada hopper barge ETSA, docking barges ETSA, pengadaan CNC coupling, serta renovasi dan penataan ulang gudang atau warehouse di Batam.

Perusahaan juga melakukan sejumlah peningkatan fasilitas operasional, termasuk pengembangan warehouse Duri, peningkatan sistem fire fighting di WHS BSD, penambahan forklift counter balance, serta pembaruan sistem wireless untuk mendukung operasional logistik dan pergudangan.

Selain itu, Elnusa juga mengembangkan teknologi Pigging atau Pipeline Inspector Gauge, sebuah sistem yang digunakan untuk pembersihan sekaligus inspeksi jaringan pipa guna menjaga kualitas dan keandalan sistem perpipaan energi.

Manajemen Elnusa menyatakan bahwa penyerapan belanja modal dilakukan secara bertahap dan hati-hati untuk memastikan setiap investasi dapat memberikan nilai tambah bagi operasional perusahaan.

Pendekatan tersebut dilakukan melalui peningkatan keandalan (reliability) dan ketersediaan (availability) aset yang sudah ada, sekaligus memperkuat kapasitas layanan pada berbagai lini bisnis energi.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait