Market Hari Ini 18 Sep 2025 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Catat Pertumbuhan Positif di Semester I 2025, Antam (ANTM) Tawarkan Prospek Cerah

BRI Danareksa memandang, proyek-proyek pertumbuhan utama Antam, termasuk pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik dan smelter alumina, berada di jalur yang benar.

BRI Danareksa memandang, proyek-proyek pertumbuhan utama Antam, termasuk pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik dan smelter alumina, berada di jalur y

Tangan seorang yang tengah mengambil kalung berlapis emas (Foto: KabarBursa/Abbas Sandji)
Tangan seorang yang tengah mengambil kalung berlapis emas (Foto: KabarBursa/Abbas Sandji)

Daftar Isi

  1. 01 Prospek Saham ANTM

KABARBURSA.COM - PT Aneka Tambang Tbk atau Antam (ANTM) sukses mencatat kinerja gemilang pada semester I 2025. Raihan positif diyakini bisa dilanjutkan emiten pertambangan ini.

Diketahui, Antam sukses membukukan laba periode berjalan sebesar Rp5,14 triliun pada paruh pertama 2025, melonjak 240 persen dibanding periode serupa tahun lalu yang sebesar Rp1,51 triliun.

Penjualan Antam pada semester I 2025 sebesar Rp59,02 triliun, meroket 155 persen dibandingkan periode serupa tahun lalu sebesar Rp23,19 triliun.

Berkaca dari catatan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas menyampaikan prospek ANTM untuk 2026F tetap stabil meskipun manajemen memperkirakan outlook operasional 2H25 lebih konservatif.

"Proyeksi ini didukung oleh harga bijih nikel dan emas yang tetap kuat," tulis BRI Danareska Sekuritas dalam risetnya, Kamis, 18 September 2025.

BRI Danareksa memandang, proyek-proyek pertumbuhan utama Antam, termasuk pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik dan smelter alumina, berada di jalur yang benar.

Kendati begitu, terdapat risiko yang mengintai emiten pertambangan ini. Utamanya mencakup potensi RKAB yang tertunda, produksi bijih nikel yang meleset dari target, dan melemahnya harga komoditas.


Prospek Saham ANTM

Dalam sebulan terakhir, BRI Danareksa mencatat asing mencatat pembelian (buy) sebesar Rp4,65 triliun dan penjualan (sell) Rp3,78 triliun, menghasilkan net buy sebesar Rp873 miliar.

"Pergerakan ini menunjukkan minat yang kuat dari investor asing," tulisnya.


BRI Danareksa pun mempertahankan rekomendasi buy dan menaikkan target harga keRp4.100, memberikan potensi kenaikan sebesar 18,5 persen. Menurut mereka, kenaikan target harga ini didasarkan pada valuasi P/E 12,6x (rata-rata 10 tahun)

"Yang dinilai layak mengingat prospek laba dan kinerja operasional perusahaan yang stabil," terang BRI Danareksa.

Sementara itu Direktur Utama Antam, Achmad Ardianto menyampaikan, hasil yang diraih pada paruh pertama 2025 mencerminkan keberhasilan seluruh Insan Antam dalam mengimplementasikan strategi diversifikasi yang adaptif dan selaras dengan dinamika pasar global.

Ia bilang, dengan mengedepankan inovasi, disiplin biaya, dan efisiensi operasional, Antam mampu menjaga fundamental bisnis tetap kuat serta memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisinya sebagai perusahaan pertambangan terdepan di Indonesia.

“ANTAM berkomitmen untuk menjaga ketahanan keuangan perusahaan melalui pengelolaan bisnis yang prudent dan navigasi keuangan yang terarah. Dengan disiplin mengendalikan biaya, mengoptimalkan efisiensi, dan menyesuaikan strategi dengan kondisi pasar, Perusahaan berhasil mempertahankan kestabilan operasional serta tingkat biaya tunai produksi yang kompetitif”, ungkap dia dalam keterangan resminya,29 Agustus 2025.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait