Market Hari Ini 19 May 2026 Penulis: Citra Dara Vresti Trisna Editor: Moh. Alpin Pulungan

China dan Nvidia Bahas Peluang Pembukaan Kembali Pasar Chip AI

CEO Nvidia Jensen Huang optimistis China akan kembali membuka akses impor chip AI asal Amerika Serikat di tengah meningkatnya kebutuhan teknologi kecerdasan buatan.

CEO Nvidia Jensen Huang optimistis China akan kembali membuka pasar chip AI AS, termasuk peluang penjualan chip H200 ke Alibaba dan Tencent.

Ilustrasi pembukaan lagi pasar China untuk chip asal AS. Foto: dok KabarBursa.com
Ilustrasi pembukaan lagi pasar China untuk chip asal AS. Foto: dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - CEO NVIDIA Corporation Jensen Huang optimistis pasar China pada akhirnya akan kembali membuka akses bagi impor chip kecerdasan buatan (AI) asal Amerika Serikat.

Melansir dari Reuters, Pernyataan itu disampaikan Huang hanya beberapa hari setelah dirinya bergabung dalam lawatan Presiden AS Donald Trump ke China pada 14–15 Mei 2026.

Dalam kunjungan tersebut, delegasi bisnis AS bertemu dengan Presiden Xi Jinping guna membahas hubungan dagang dan akses pasar teknologi.

“Saya percaya pasar China pada akhirnya akan kembali terbuka,” ujar Huang dikutip dari Bloomberg Television.

Reuters melaporkan, Huang turut terlibat dalam upaya pemerintah AS untuk membuka kembali peluang penjualan chip AI Nvidia ke perusahaan-perusahaan besar China.

Pemerintah AS sebelumnya telah memberi izin penjualan chip AI H200 Nvidia kepada sekitar 10 perusahaan teknologi China, termasuk Alibaba, Tencent, ByteDance, dan JD.com. Namun hingga kini pengiriman belum dilakukan karena regulator China belum memberikan persetujuan penuh.

Beijing disebut masih mendorong penggunaan chip domestik guna mengurangi ketergantungan terhadap teknologi AS. Kondisi itu membuat Nvidia kehilangan sebagian pangsa pasarnya di China sejak pembatasan ekspor chip AI diperketat Washington beberapa tahun terakhir.

Saat ditanya mengenai perkembangan negosiasi penjualan chip H200 selama lawatan Trump ke Beijing, Huang hanya memberikan komentar singkat.

“Saya menyukai China dan menikmati kunjungan saya di sana,” kata Huang.

China selama ini menjadi salah satu pasar terbesar Nvidia, terutama untuk kebutuhan pusat data dan pengembangan AI generatif. Analis menilai pembukaan kembali akses pasar China dapat menjadi katalis penting bagi pertumbuhan bisnis Nvidia di tengah meningkatnya permintaan global terhadap chip AI.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
CI
Ass. Redaktur

Citra Dara Vresti Trisna

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait