Market Hari Ini 16 Feb 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

China Kucur KAI Dana Segar Rp7 Triliun untuk Kereta Cepat

China Kucur KAI Dana Segar Rp7 Triliun untuk Kereta Cepat
China Kucur KAI Dana Segar Rp7 Triliun untuk Kereta Cepat

KABARBURSA.COM-PT KAI (Persero) telah berhasil mengamankan dana segar sebesar hampir Rp7 triliun melalui pinjaman dari China Development Bank (CDB). Dana tersebut akan digunakan untuk menutupi biaya tambahan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang melebihi perkiraan awal.

Pembayaran pinjaman ini telah disetujui sejak tanggal 7 Februari 2024, seperti yang diumumkan dalam keterbukaan informasi oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pinjaman tersebut dibagi menjadi dua fasilitas, dengan fasilitas A senilai US$230,99 juta atau sekitar Rp3,6 triliun, dan fasilitas B sebesar US$217,08 juta atau sekitar Rp3,38 triliun. Sehingga total pinjaman yang diterima mencapai sekitar Rp6,9 triliun.

"PT Kereta Api Indonesia (Persero) memiliki kewajiban pembayaran utang kepada China Development Bank," demikian isi dari surat yang diterbitkan dalam keterbukaan informasi BEI, dilihat Jumat 16 Februari 2024.

Selanjutnya, dana pinjaman tersebut langsung dialokasikan kepada PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) pada tanggal 7 Februari 2024.

Biaya pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung telah melonjak. China awalnya menawarkan biaya proyek sebesar US$5,13 miliar dalam proposal kepada Indonesia pada tahun 2015. Namun, menurut Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, biaya proyek kemudian melonjak sebesar US$1,2 miliar atau sekitar Rp18,24 triliun.

"Kita telah menyetujui tambahan biaya sebesar US$1,2 miliar. Hal ini sedang kita atasi," ujar Tiko, panggilan akrabnya, dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR pada tahun sebelumnya.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait