Market Hari Ini 01 Feb 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

China Tidak Akan Mampu Salip Ekonomi AS Hingga 2080

China Tidak Akan Mampu Salip Ekonomi AS Hingga 2080
China Tidak Akan Mampu Salip Ekonomi AS Hingga 2080

KABARBURSA.COM - Bank investasi terkemuka meramal bahwa China mungkin tidak akan melampaui Amerika Serikat (AS) dalam perekonomian hingga tahun 2080.

Tingginya tingkat utang, populasi yang menua, dan krisis properti merupakan faktor utama yang menyebabkan perkiraan tersebut. Menurut Nathan Sheets, kepala ekonom global di Citi, perekonomian China telah menyusut menjadi setara dengan 65 persen PDB Amerika, turun dari 75 persen pada tahun 2021.

Meskipun China telah menjadi kekuatan ekonomi global selama dua dekade terakhir, beberapa faktor mendorong kebangkitannya telah mulai memudar. Manfaat urbanisasi, yang pada awalnya mendorong pertumbuhan dengan perpindahan pekerja dari pedesaan ke kota, kini telah mencapai puncaknya. Selain itu, populasi China yang semakin menua, dengan hampir sepertiganya diperkirakan berusia di atas 60 tahun pada tahun 2040, menjadi kendala tambahan.

Faktor lain yang menyebabkan penurunan ini adalah pertumbuhan konstruksi yang didorong oleh utang, yang pada gilirannya menggerakkan perekonomian, kini mengalami stagnasi. Contoh simbolis dari kondisi ini adalah likuidasi pengembang properti Tiongkok Evergrande, perusahaan dengan utang terbanyak di dunia, yang diumumkan oleh seorang hakim Hong Kong.

Nathan Sheets memperkirakan pertumbuhan ekonomi China akan melambat menjadi sekitar 4 persen dalam jangka menengah, turun dari tingkat 10 persen sebelum krisis keuangan. Tantangan-tantangan seperti tingkat utang tinggi, tekanan pada sektor properti, demografi yang menua, dan hambatan geopolitik menjadi fokus dalam respons pemerintah.

Upaya untuk mendorong manufaktur maju, produksi teknologi tinggi, dan infrastruktur ramah lingkungan merupakan bagian dari strategi tersebut, tetapi tetap menjadi pertanyaan terbuka apakah usaha ini akan cukup efektif.

Pemunduran ekonomi China dalam dua tahun terakhir mengubah asumsi dasar Citi, yang kini memproyeksikan bahwa China hanya akan melampaui Amerika Serikat pada "awal tahun 2040-an."

Nathan Sheets menganggapnya sebagai perkiraan yang masuk akal bahwa transisi ini mungkin akan memakan waktu hingga "sampai tahun 2080." Sejak lama, para analis telah meramalkan bahwa China akan menjadi perekonomian terbesar, mengungguli AS, tetapi perkiraan terkini menunjukkan bahwa perkembangan ini mungkin akan lebih lambat dari yang diperkirakan sebelumnya.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait