Market Hari Ini 13 May 2026 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

CPIN dan JPFA Terbang, IHSG Ambruk Hampir 2 Persen

Saham emiten unggas menjadi oasis di tengah kejatuhan IHSG. CPIN dan JPFA kompak melesat lebih dari 4 persen ketika saham komoditas dan konglomerasi dihantam aksi jual.

Saham CPIN dan JPFA melonjak lebih dari 4 persen di tengah kejatuhan IHSG. Sektor unggas jadi pelarian dana saat saham komoditas rontok.

Dua saham unggas, CPIN dan JPFA menjadi penahan koreksi IHSG lebih dalam. IHSG sendiri ambruk hingga 1,9 persen pada sesi akhir perdagangan hari ini. (Foto: dok KabarBursa)
Dua saham unggas, CPIN dan JPFA menjadi penahan koreksi IHSG lebih dalam. IHSG sendiri ambruk hingga 1,9 persen pada sesi akhir perdagangan hari ini. (Foto: dok KabarBursa)

Daftar Isi

  1. 01 Pasar Asia Membaik

KABARBURSA.COM – Di tengah ambruknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hampir 2 persen pada perdagangan Rabu, 13 Mei 2026, dua saham sektor unggas PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), menjadi pelarian dana para investor.

IHSG ditutup turun 135 poin atau melemah 1,98 persen ke level 6.723 pada sesi akhir perdagangan Rabu, 13 Mei 2026. Tekanan jual terlihat merata hampir di seluruh sektor, terutama saham basic industry yang ambles 4,43 persen dipimpin kejatuhan BRPT, TPIA, hingga SMGR.

Namun di tengah derasnya tekanan tersebut, saham CPIN justru melesat 4,52 persen ke level 4.160. Saham ini bahkan sempat menyentuh level tertinggi harian di 4.220 setelah dibuka dari area 4.000.

Pergerakan JPFA juga tidak kalah agresif. Saham produsen pakan ternak itu ditutup naik 4,10 persen ke level 2.540 setelah sempat bergerak di area bawah 2.380 pada awal perdagangan.

Kenaikan dua saham unggas ini membuat sektor industri menjadi satu-satunya sektor di Bursa Efek Indonesia yang berhasil bertahan di zona hijau. Sektor tersebut ditutup menguat 1,26 persen ketika mayoritas indeks sektoral lain bergerak negatif.

Pasar terlihat mulai kembali masuk ke saham-saham defensif berbasis konsumsi domestik setelah volatilitas global meningkat tajam. Ketika saham energi, petrokimia, dan komoditas mengalami tekanan besar akibat arus keluar dana asing dan sentimen MSCI, investor justru memburu emiten yang dinilai memiliki ketahanan margin lebih stabil.

Kondisi tersebut terlihat jelas dari rotasi sektor pada perdagangan hari ini. Saham-saham yang sebelumnya menjadi motor reli pasar seperti AMMN, CUAN, BRPT, hingga MDKA justru masuk daftar top losers LQ45.

Sebaliknya, saham unggas mulai naik ke permukaan bersama beberapa saham defensif lain seperti ISAT dan PGEO. Pasar terlihat mulai mengalihkan fokus ke emiten dengan eksposur domestik kuat dan volatilitas yang relatif lebih rendah dibanding saham berbasis komoditas.

Pergerakan CPIN dan JPFA juga muncul ketika pasar mulai memperhitungkan potensi stabilisasi harga jagung dan bahan baku pakan setelah tekanan harga energi global mulai sedikit mereda. Turunnya harga minyak mentah ikut memberi ruang terhadap ekspektasi biaya produksi industri pakan ternak ke depan.

Selain itu, valuasi kedua saham juga mulai kembali menarik setelah sempat tertinggal dibanding reli besar saham-saham konglomerasi dan energi dalam beberapa bulan terakhir. CPIN saat ini diperdagangkan pada rasio price to earnings sekitar 10,21 kali, sementara JPFA berada di kisaran 7,38 kali.

Pasar Asia Membaik

Di pasar regional, sentimen Asia sebenarnya mulai membaik menjelang penutupan perdagangan. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang berhasil berbalik menguat 0,3 persen setelah sempat jatuh 1 persen pada awal sesi.

Reli terbesar terjadi di Korea Selatan. Indeks Kospi melonjak 2,63 persen setelah pasar kembali optimistis terhadap gelombang investasi berbasis kecerdasan buatan atau AI.

Namun sentimen positif regional tersebut belum cukup kuat menahan tekanan besar di pasar domestik Indonesia. Selain dihantam aksi jual akibat review MSCI, pasar lokal juga masih dibayangi pelemahan rupiah dan kekhawatiran investor terhadap stabilitas kebijakan ekonomi domestik.

Di tengah tekanan tersebut, kenaikan CPIN dan JPFA menjadi salah satu sedikit cerita hijau di layar perdagangan hari ini.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait