Market Hari Ini 02 Apr 2024 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Tim Editorial

Cuan Besar BSI Diklaim Kembali ke Masyarakat Lewat Zakat

Cuan Besar BSI Diklaim Kembali ke Masyarakat Lewat Zakat
Cuan Besar BSI Diklaim Kembali ke Masyarakat Lewat Zakat

KABARBURSA.COM - Wakil Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI), Bob T. Ananta, mengungkapkan bahwa sebagian dari keuntungan besar yang diperoleh oleh perusahaan akan dialokasikan kembali untuk kepentingan masyarakat melalui penyaluran zakat perusahaan.

"Ketika kami mengadakan acara ekspos publik di sini (kantor pusat), ada pertanyaan tentang komentar netizen, 'Mengapa bank syariah bisa mendapatkan keuntungan besar?' Padahal, keuntungan ini tidak hanya menunjukkan profesionalisme bank, tetapi juga akan digunakan untuk kepentingan yang lebih luas bagi masyarakat," ungkap Bob di Jakarta, Selasa 2 April 2024..

Selama tahun 2023, BSI mencatat laba bersih sebesar Rp5,7 triliun atau tumbuh sebesar 33,88 persen secara tahunan. Menurut BSI, pertumbuhan profitabilitas tersebut akan mendukung peningkatan zakat perusahaan.

Bob juga mencatat bahwa BSI telah menyalurkan zakat perusahaan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sebesar Rp223 miliar pada tahun ini, meningkat 29 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yaitu Rp173 miliar.

Selain zakat perusahaan, Bob menekankan bahwa pertumbuhan profitabilitas BSI juga memberikan kontribusi pajak yang signifikan bagi Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa BSI tidak hanya fokus pada keuntungan semata, tetapi juga memperhatikan kemaslahatan masyarakat.

"Selain sebagai unit bisnis, kami juga membayar pajak, yang merupakan kontribusi BSI kepada pemerintah. Angka ini terus meningkat dari tahun ke tahun, terakhir pada tahun 2023 sebesar Rp169 miliar," jelas Bob.

Bob juga menegaskan bahwa BSI telah mengadopsi prinsip maqashid syariah melalui penerapan ESG (Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola) dengan melakukan penyaluran pembiayaan berkelanjutan, terutama untuk sektor UMKM.

Pembiayaan berkelanjutan BSI pada tahun 2023 mencapai total Rp57,7 triliun, dengan penyaluran terbesar ke sektor UMKM sebesar Rp45,4 triliun, diikuti oleh sektor pertanian berkelanjutan sebesar Rp4,8 triliun, produk eco-efficient Rp5,8 triliun, energi terbarukan Rp1,1 triliun, dan proyek eco-green Rp549,6 miliar.

"Dengan demikian, BSI, sesuai dengan prinsip maqashid syariah, berorientasi pada 3P (people, planet, dan profit), yang merupakan prinsip ESG. Melalui ini, BSI berusaha untuk meningkatkan pertumbuhan yang berkelanjutan," tandas Bob.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait