Market Hari Ini 09 Oct 2025 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

CUAN Temukan Zona Emas Baru di Sumbawa, Siap Bor 28 Titik

PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) temukan mineralisasi emas baru di Ledang, Sumbawa, dan akan lanjutkan 28 titik bor tambahan.

CUAN temukan zona mineralisasi emas di blok Batururu, Sumbawa, dan siap lanjutkan pengeboran 28 titik baru dengan total 5.000 meter.

PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melaporkan hasil signifikan dari aktivitas eksplorasi mineral emas. (Foto: Dok. Petrindo Jaya Kreasi)
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melaporkan hasil signifikan dari aktivitas eksplorasi mineral emas. (Foto: Dok. Petrindo Jaya Kreasi)

KABARBURSA.COM – PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melaporkan hasil signifikan dari aktivitas eksplorasi mineral emas di Ledang, Kecamatan Lenangguar, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, selama Oktober 2025. 

Melalui entitas anak PT Intam, perusahaan berhasil mengidentifikasi potensi mineralisasi baru di blok Batururu dengan kemiringan ke arah barat.

Direktur Utama PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk, Michael, menjelaskan bahwa kegiatan eksplorasi difokuskan pada kombinasi metode geolistrik dan pengeboran inti berlian untuk memperdalam model geologi di wilayah prospek. 

“Hasil analisa data geolistrik dari parameter chargeability dan resistivity mengindikasikan adanya potensi mineralisasi di blok Batururu. Kami telah menyelesaikan 12 lubang pengeboran dengan total 1.639,85 meter,” ujar Michael dalam laporan resmi perusahaan.

Ia menambahkan, pengeboran awal yang dilakukan di South Batururu dan Kokarea menghasilkan temuan penting. Pada lubang LDDH010, ditemukan significant intercept sepanjang 52 meter berupa zona silica-clay-clorite alteration dengan silica quartz pyrite stockwork veinlets

Sementara di lubang LDDH014, ditemukan dua zona mineralisasi lain masing-masing sepanjang 4,4 meter dan 4,8 meter dengan kandungan silica-quartz vein dan sulphides silica veinlets.

Kegiatan eksplorasi tersebut dikerjakan bersama sejumlah kontraktor spesialis, yakni PT Geo Inti Sinergy (GIS) untuk pengeboran inti, PT GMT untuk survei geomagnetik, serta tim geologist internal PT Intam untuk pemetaan lapangan. Total biaya eksplorasi yang telah dikeluarkan perusahaan mencapai Rp6,0 miliar, dengan pembiayaan berasal dari dana internal perseroan.

Michael menegaskan, hasil awal dari blok Batururu menjadi dasar untuk melanjutkan tahap eksplorasi berikutnya. 

“Kami akan meneruskan pemetaan regional di area Selage, Lebin, dan Padesa, sekaligus melakukan pengeboran lanjutan sebanyak 28 titik dengan kedalaman total sekitar 5.000 meter,” tutur Michael.

Eksplorasi di wilayah Ledang merupakan bagian dari strategi CUAN memperkuat cadangan emas nasional dan meningkatkan nilai tambah dari konsesi mineral di Nusa Tenggara Barat. 

Perseroan menilai hasil positif dari blok Batururu dapat membuka peluang pengembangan baru di luar zona eksplorasi utama, dengan potensi peningkatan sumber daya setelah verifikasi hasil uji laboratorium selesai. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait