Market Hari Ini 15 Dec 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Daftar Saham dengan Penurunan dan Kenaikan Terbesar Akhir Pekan Lalu

Daftar Saham dengan Penurunan dan Kenaikan Terbesar Akhir Pekan Lalu
Daftar Saham dengan Penurunan dan Kenaikan Terbesar Akhir Pekan Lalu

Daftar Isi

  1. 01 Daftar Top Gainers
  2. 02 Proyeksi IHSG Sepekan ke Depan
  3. 03 PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)
  4. 04 PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
  5. 05 PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA)
  6. 06 PT Pantai Indah Kapuk Two Tbk (PANI)
  7. 07 PT Rukun Raharja Tbk (RAJA)
  8. 08 PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI)

KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan lalu, Jumat, 13 Desember 2024, kembali mengalami penurunan pada perdagangan. IHSG terkoreksi 69,44 poin atau 0,94 persen, menutup perdagangan di level 7.324,7.

Pada hari yang penuh dengan penurunan ini, beberapa saham tercatat mengalami penurunan tajam, termasuk saham PT Manggung Polahraya Tbk (MANG) yang masuk dalam daftar top losers. Saham MANG anjlok hingga 9,5 persen, menjadi Rp123 per saham. Selain MANG, saham PT Boston Furniture Industries Tbk (SOFA) juga tercatat turun 9,5 persen, diperdagangkan pada harga Rp57, sementara PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ) merosot 8,4 persen, menjadi Rp458.

Saham-saham lain yang mengalami penurunan signifikan adalah PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI) yang turun 6,7 persen ke harga Rp167, dan PT Jakarta International Hotels & Developments Tbk (JIHD) yang tergerus 6,2 persen, menjadi Rp1.795.

Kondisi serupa dialami bursa saham Asia. Indeks Hang Seng (Hong Kong) anjlok 2 persen, Nikkei (Jepang) turun 0,9 persen, dan Shanghai Composite (China) merosot 2 persen. Sebaliknya, Indeks Straits Times (Singapura) mencatatkan kenaikan tipis sebesar 0,2 persen.

Daftar Top Gainers

Di sisi lain, meskipun IHSG melemah, sejumlah saham justru mengalami lonjakan harga yang signifikan dan masuk dalam daftar top gainers.

Bahkan saham PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) dan PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK) mencatatkan kenaikan hingga mencapai batas auto reject atas (ARA). Saham SKBM melonjak 24,7 persen menjadi Rp474, sementara ENAK naik 24,5 persen menjadi Rp660.

Selain itu, saham PT Rigs Tenders Indonesia Tbk (RIGS) terangkat 16,5 persen menjadi Rp1.055, PT MPX Logistics Internasional Tbk (MPXL) meningkat 14,9 persen menjadi Rp131, dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) naik 10,4 persen menjadi Rp8.950.

Proyeksi IHSG Sepekan ke Depan

IHSG sepekan ke depan masih berpotensi terkoreksi. Namun, beberapa saham masih menarik untuk diperdagangkan, bahkan di antaranya memungkinkan untuk dikoleksi.

Menurut analisis Indonesia Investment Education, Sabtu, 14 Desember 2024, IHSG mengalami tekanan di level 7,325, dengan indikator teknikal menunjukkan potensi pergerakan variatif.

IHSG saat ini berada di bawah level resistance penting Fibonacci Retracement (FR) 61.8 persen di 7,516, membentuk pola candle shooting star yang mengindikasikan peluang koreksi lanjutan. Jika level support 7,300 dapat bertahan, IHSG berpeluang melakukan koreksi sehat dengan potensi rebound menuju 7,660. Sebaliknya, apabila level tersebut ditembus, koreksi lebih dalam bisa mencapai level 7,200 bahkan hingga last low di 7,041.

Indikator MACD menunjukkan momentum positif, sementara stochastic sedang turun, dengan Relative Strength Index (RSI) berada di level netral 48.9. Para investor disarankan waspada terhadap pola pergerakan IHSG yang masih berada di bawah cloud Ichimoku Kumo, menandakan tren bearish yang belum sepenuhnya berbalik.

Lalu, saham apa saja yang menarik diperdagangkan dan dikoleksi?

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)

Saham ENRG menampilkan pergerakan menarik dengan koreksi yang tertahan di support up channel 244. Indikator MACD mengarah pada golden cross, memperkuat prospek positif saham ini. Jika harga mampu menembus level 258, target selanjutnya berada di 292 dan resistance up channel di 350. Buy area untuk saham ini berada di rentang 252-238 dengan target 270 dan 292. Stop loss disarankan di level 234.

PT Bumi Resources Tbk (BUMI)

Saham BUMI memperlihatkan koreksi dengan volume kecil, namun masih memiliki potensi rally jika berhasil menembus resistance di 150. Target penguatan berada di 169 dengan level beli pada rentang 147-139. Stop loss ditetapkan di 137 untuk memitigasi risiko penurunan lebih lanjut.

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA)

SSIA bertahan di support FR61.8 persen pada level 1,005, membuka peluang rebound menuju 1,060 hingga 1,140. Indikator MACD berada di zona positif, mengonfirmasi uptrend. Rentang beli disarankan antara 1,040-980, dengan stop loss di 965.

PT Pantai Indah Kapuk Two Tbk (PANI)

Saham PANI menghadapi koreksi ringan dan bertahan di level support 18,800, yang sebelumnya menjadi resistance. Dengan indikator teknikal menunjukkan tren yang kuat, PANI memiliki target rounding bottom pattern di 26,800.

Rentang beli berada pada 19,000-18,200 dengan target terdekat 19,650. Stop loss disarankan pada level 18,000.

PT Rukun Raharja Tbk (RAJA)

Saham RAJA berpeluang rally jika bertahan di level support 2,790, dengan target menuju pola rounding bottom di 3,870. Minervini trend score berada di level optimal, yaitu 8 dari 8. Rentang beli disarankan di 2,850-2,700 dengan stop loss di 2,650.

PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI)

HOKI menunjukkan pola sideways namun tetap bertahan di atas support FR38.2 persen di level 119. Jika resistance di 133 dapat ditembus, potensi penguatan hingga target inverted head and shoulders di 189 menjadi terbuka lebar. Rentang beli berada di 127-120, dengan stop loss di 118.

Meski IHSG menghadapi tantangan teknikal, beberapa saham individu menunjukkan potensi rebound dan rally yang menarik bagi investor. Pergerakan saham seperti ENRG, BUMI, SSIA, PANI, RAJA, dan HOKI layak untuk dipantau, dengan tetap mengedepankan pengelolaan risiko sesuai target dan level stop loss yang ditentukan. Pengamatan terhadap indikator teknikal menjadi kunci dalam mengambil keputusan investasi di tengah volatilitas pasar saat ini. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait