Market Hari Ini 09 Apr 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Data Dibuka, Lo Kheng Hong Naikkan Porsi Saham GJTL

Perubahan struktur kepemilikan menunjukkan pergeseran porsi pada salah satu pemegang saham utama emiten produsen ban.

Lo Kheng Hong menambah kepemilikan saham GJTL menjadi 6,257 persen berdasarkan data terbaru.

Struktur kepemilikan saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) mengalami perubahan pada Maret 2026. (Foto: Dok. Gajah Tunggal)
Struktur kepemilikan saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) mengalami perubahan pada Maret 2026. (Foto: Dok. Gajah Tunggal)

KABARBURSA.COM – Struktur kepemilikan saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) mengalami perubahan pada Maret 2026. Investor Lo Kheng Hong tercatat meningkatkan porsi kepemilikan sahamnya di emiten produsen ban tersebut.

Data Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang dirilis Rabu, 8 April 2025, menunjukkan Lo Kheng Hong kini memegang 218.032.800 saham atau setara 6,257 persen. Posisi ini meningkat dari sebelumnya 209.898.500 saham atau 6,023 persen.

Kenaikan tersebut mencerminkan penambahan sekitar 8,13 juta saham dalam satu periode pelaporan. Perubahan ini menempatkan Lo Kheng Hong tetap dalam kelompok pemegang saham dengan kepemilikan di atas 5 persen.

Dalam struktur pemegang saham, Lo Kheng Hong berada di posisi tiga besar. Di atasnya terdapat Denham Pte Ltd sebagai pengendali dengan kepemilikan 1.724.972.443 saham atau 49,5 persen.

Selain itu, Compagnie Financiere Michelin tercatat memiliki 348.480.000 saham atau setara 10 persen. Struktur ini menunjukkan komposisi kepemilikan yang didominasi oleh pemegang saham strategis dan institusi global.

Total saham beredar GJTL tercatat sebanyak 3.484.800.000 saham. Seluruh saham tersebut tetap tercatat di Bursa Efek Indonesia tanpa adanya perubahan jumlah saham beredar.

Dari sisi kepemilikan publik, porsi free float tercatat sebesar 33,77 persen. Angka ini sedikit menurun dibandingkan posisi sebelumnya yang berada di level 34 persen.

Penurunan free float sejalan dengan berkurangnya kepemilikan publik non-warkat. Jumlah saham publik non-warkat tercatat turun dari 1.184.977.115 saham menjadi 1.176.842.815 saham.

Sementara itu, jumlah pemegang saham tercatat relatif stabil. Data menunjukkan jumlah investor dengan Single Investor Identification (SID) berada di kisaran 25.820 investor.

Di sisi lain, perseroan tidak memiliki saham treasury. Seluruh saham yang tercatat tetap beredar di pasar tanpa adanya pembelian kembali oleh perusahaan.

Kepemilikan oleh jajaran direksi juga tercatat dalam jumlah terbatas. Salah satu direksi memiliki 200.000 saham atau setara 0,0057 persen dari total saham beredar.

Perubahan kepemilikan ini menjadi bagian dari dinamika struktur pemegang saham GJTL. Data tersebut disampaikan dalam laporan resmi yang berakhir pada 31 Maret 2026.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait