Market Hari Ini 11 Mar 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Delisting di Singapura, Bagaimana Nasib Saham Japfa Ltd?

Delisting di Singapura, Bagaimana Nasib Saham Japfa Ltd?
Delisting di Singapura, Bagaimana Nasib Saham Japfa Ltd?

KABARBURSA.COM-Japfa Ltd, perusahaan induk PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA), sedang dalam pertimbangan untuk melakukan delisting di bursa Singapura. Manajemen Japfa Ltd telah memulai pembicaraan untuk mendapatkan pinjaman yang akan mendukung langkah tersebut, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Menurut laporan di Bloomberg, diskusi telah berlangsung dengan beberapa bank dan setidaknya satu dana kredit swasta untuk pinjaman sekitar $150 juta. Potensi penghapusan pencatatan perusahaan, yang memiliki kapitalisasi pasar sebesar S$ 418 juta (US$ 313 juta), sedang dalam diskusi dan belum ada keputusan akhir yang dibuat, kata sumber tersebut. Saham Japfa telah mengalami penurunan sekitar 7persen di Singapura sepanjang tahun ini.

Japfa, yang didirikan pada tahun 1970an, memiliki fasilitas di Indonesia, Vietnam, India, Myanmar, dan Bangladesh. Perusahaan ini beroperasi dalam produksi dan pengolahan unggas, babi, akuakultur, daging sapi, serta makanan kemasan.

Laporan tahunan perusahaan pada tahun 2023 mencatat empat pemegang saham utama dengan nama keluarga Santosa – yang sama dengan pendiri perusahaan, Ferry Teguh Santosa. Salah satunya adalah Renaldo Santosa, anggota direksi Japfa yang memiliki total kepemilikan sebesar 60,70persen hingga Maret lalu. Dia tidak merespons permintaan komentar dari Bloomberg News. Perwakilan Japfa juga menolak berkomentar.

Terhadap isu tersebut, pada Jumat 8 Maret 2024, saham JPFA di Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat melonjak menyentuh level Rp 1.250 dari harga pembukaan Rp 1.200 per saham, kemudian turun ke level terendah Rp 1.175 per saham.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait