Market Hari Ini 04 Mar 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Demi Melindungi Konsumen, OJK Cabut Izin 4 BPR

Demi Melindungi Konsumen, OJK Cabut Izin 4 BPR
Demi Melindungi Konsumen, OJK Cabut Izin 4 BPR

KABARBURSA.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha empat BPR yaitu BOR Madani Karya Mulia, BPR Pasar Bakti, Purworejo, dan BPR Cash pada Februari 2024.

Pencabutan ini sebagai upaya penegakan hukum dan perlindungan  konsumen  di sektor perbankan.

Kepala Eksekutif Pengawasan Perbankan Dewan Komisioner OJK, Dian Ediana Rae menerangkan dalam waktu terdekat OJK juga akan meluncurkan roadmap BPR yang bertujuan agat BPR mampu berdaya saing melalui ekspansi kredit UMKM.

Selain itu, dalam mendukung keuangan berkelanjutan sebagai bagian dari Indonesian Banking Road to Net Zero Emission (NZE).

OJK meluncurkan Climate Risk Management and Scenario Analysis (CRMS) 2024. Hal ini sebagai bentuk dorongan OJK terhadap pemenuhan target nol bersih emisi karbon pada 2060 di Indonesia.

“CRMS tersebut bertujuan bagi industri bank untuk menilai ketahanan model bisnis dan strategi bank dalam menghadapi perubahan iklim,” ungkap Dian Ediana Rae dalam RDK OJK, Senin, 4 Maret 2024.

Sebelumnya dalam mendorong konsolidasi dan penguatan sektor Bank Perekonomian Rakyat (BPR), OJK mulai memperlihatkan hasilnya. Dalam tahun 2023, tercatat penurunan sebanyak 33 BPR.

Penurunan tersebut sebagian besar disebabkan oleh penggabungan atau peleburan antara BPR, atau dalam satu grup kepemilikan guna memperkuat permodalan.

Dari segi lainya, Industri perbankan tercatat masih melanjutkan tren pertumbuhan yang positif dengan pertumbuhan double digit di awal tahun 2024 sebesar 11,83 persen yoy. Sementara itu, Desember 2023 hanya sebesar 10,30 persen.

Dengan kualitas kredit atau NPL sebesar 0,79persen dibandingkan Desember lalu 0,71 persen dan NPL growth sebesar 2,35 persen.

Seiring dengan pulihnya pertumbuhan ekonomi nasional. Kredit restrukturirasi COVID-19 juga melanjutkan tren penurunan menjadi Rp251,21 triliun dibandingkan dengan Desember 2023 sebesar Rp365,78 triliun atau turun Rp14,57 triliun. (nia/adi)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait