Market Hari Ini 04 Apr 2026 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Direktur SIDO Tambah Kepemilikan, Beli 500 Ribu Saham di Harga Rp515

Merujuk data keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pada 31 Maret 2026 Irwan mengakumulasi 500 ribu saham SIDO

Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO), Irwan Hidayat tercatat menambah kepemilikan sahamnya

Logo Sido Muncul (Foto: Instagram @sidomuncultbk)
Logo Sido Muncul (Foto: Instagram @sidomuncultbk)

KABARBURSA.COM – Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO), Irwan Hidayat tercatat menambah kepemilikan sahamnya.

Merujuk data keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pada 31 Maret 2026 Irwan mengakumulasi 500 ribu saham SIDO di harga Rp515 per saham. Dengan demikian, total nilai transaksi diperkirakan mencapai sekitar Rp257,5 juta.

Sebelum transaksi, Irwan memiliki  3.279.400  saham atau setara setara dengan 0,011 persen hak suara. Setelah aksi pembelian tersebut, kepemilikan sahamnya meningkat menjadi 3.779.400 saham dengan porsi hak suara naik menjadi 0,013 persen.

Dalam keterbukaan informasi tersebut, transaksi dilakukan dengan tujuan investasi dan diklasifikasikan sebagai kepemilikan tidak langsung. Irwan pun masih tercatat sebagai pemegang kendali dan menyatakan akan mempertahankan posisi pengendalian di perusahaan.

Pada perdagangan terakhir, Kamis, 2 April 2026, saham SIDO ditutup menguat 0,97 persen ke level Rp520.

Sementara itu mengutip data perdagangan Stockbit, Dalam periode satu minggu, saham SIDO tercatat stagnan tanpa perubahan berarti. Sedangkan dalam jangka satu bulan saham ini terkoreksi 0,95 persen, disusul penurunan lebih dalam sebesar 3,70 persen dalam tiga bulan terakhir.

Tekanan juga masih terasa dalam rentang menengah, dalam enam bulan saham SIDO turun 0,95 persen dan secara year-to-date (YTD) melemah 3,70 persen.

Dalam periode satu tahun, penurunan bahkan mencapai 7,14 persen, Koreksi lebih tajam terlihat dalam jangka panjang.

Dalam tiga tahun terakhir, saham SIDO anjlok hingga 39,53 persen, sementara dalam lima tahun turun 32,82 persen. Meski demikian, dalam rentang waktu lebih panjang, saham SIDO masih mencatat kinerja positif. Dalam periode 10 tahun, saham ini mampu tumbuh 109,68 persen. 

Adapun sepanjang 2025, SIDO sukses membukukan penjualan Rp4,07 triliun. Angka ini terpantau menurun dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp3,91 persen.

Sementara itu laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih, tercatat sebesar Rp1,22 triliun atau naik 4,92 persen dibanding tahun 2024. (*) 
 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait