Market Hari Ini 16 Jun 2025 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Moh. Alpin Pulungan

Direktur Utama Amman (AMMN) Mendadak Undur Diri, Siapa Penggantinya?

AMMN umumkan pengunduran diri Alexander Ramlie sebagai Direktur Utama. Arief Sidarto akan diusulkan sebagai pengganti dalam RUPS 16 Juni 2025.

CEO AMMN Alexander Ramlie mundur dan akan diusulkan jadi Komisaris. Arief Sidarto akan ditunjuk di tengah kinerja Q1 yang menurun tajam.

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). Foto: doc Amman
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). Foto: doc Amman

Daftar Isi

  1. 01 Kinerja AMMN Kuartal I 2025

KABARBURSA.COM - Manajemen PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) resmi mengumumkan pengunduran diri Alexander Ramlie dari jabatannya sebagai Direktur Utama perusahaan. 

Pengunduran diri tersebut disampaikan manajemen Amman melalui keterbukaan informasi yang disiarkan pada Minggu, 15 Juni 2025.  

Corporate Secretary Amman, Vemmy Febrianti mengatakan, manajemen telah menerima surat pengunduran diri Alexander Ramlie pada Sabtu, 14 Juni 2025. Keputusan ini diambil Ramlie karena ia direncanakan bakal diangkat sebagai Komisaris Amman. 

"Pengunduran diri tersebut diajukan sehubungan dengan rencana pengangkatan beliau sebagai Komisaris Perseroan," ujar dia dalam keterangannya dikutip, Senin, 16 Juni 2025.

Selanjutnya, kata Vemmy, Perseroan akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan meminta persetujuan dari pemegang saham Perseroan atas pengunduran diri Alexander Ramlie sebagai Direktur Utama Perseroan dan pengangkatan sebagai Komisaris Perseroan. 

"Mata Acara terkait hal ini akan diajukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan (RUPST) yang dijadwalkan pada hari Senin, 16 Juni 2025," ungkapnya. 

Selain itu, Vemmy menyampaikan di dalam RUPST itu, akan diusulkan pula pengangkatan Arief Widyawan Sidarto sebagai Direktur Utama sebagai pengganti dari Alexander Ramlie. 

Kinerja AMMN Kuartal I 2025

Mengutip keterangan resmi, Amman membukukan kinerja tertekan pada kuartal I 2025. Pada periode ini, perusahaan mencatat rugi bersih sebesar USD138 juta dan EBITDA yang negatif senilai USD42 juta. 

Produksi tembaga perusahaan menurun 62 persen dibandingkan tahun lalu menjadi 37 juta pon. Penurunan produksi turut dialami emas sebesar 81 persen dibandingkan tahun lalu menjadi 32.340 ons.

Selain itu, produksi konsentrat juga ikut turun sebesar 55 persen dibandingkan tahun lalu menjadi 79.741 metrik ton kering. 

Alexander Ramlie, mengatakan 2025 merupakan tahun transformasional bagi Amman karena menjadi produsen tembaga dan emas yang terintegrasi penuh dari pertambangan-hingga-peleburan. 

"Secara paralel, kami juga telah beralih ke penambangan Fase 8, yang biasanya dimulai dengan bijih berkadar rendah pada lingkaran luar tambang kami," ujar dia dalam keterangan resmi pada 30 April 2025.

Selain tantangan operasional, dikatakan, Amman juga sedang menghadapi tantangan regulasi. Pengenalan skema royalti progresif baru-baru oleh pemerintah mengakibatkan perubahan yang signifikan, denganpeningkatan tarif yang akan mempengaruhi bisnis kami serta sektor mineral dan pertambangan di Indonesia.

"Kami akan meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas untuk memitigasi dampak peraturan ini," ungkapnya. 

Meskipun menghadapi berbagai tantangan, Alexander memastikan visi jangka panjang perusahaan tetap jelas. Ia mengatakan Amman memasuki fase baru ini dengan tekad dan fondasi kuat. 

"Kami berhasil melewati badai sebelumnya dan akan melampaui berbagai tantangan dengan ketahanan, fokus, dan komitmen yang teguh untuk memberikan nilai yang berkelanjutan," kata Alexander. 

Sementara itu Direktur Keuangan Amman, Arief Sidarto optimis yakin dengan prospek keuangan perusahaan. Dengan smelter yang kini telah beroperasi dan secara bertahap meningkatkan kapasitas produksi, ia berharap kinerja keuangan akanmeningkat pada kuartal-kuartal mendatang. 

"Kami tetap fokus untuk memberikan nilai jangka panjang melalui keunggulan operasional, pelaksanaan strategis, dan disiplin keuangan. Tahun ini adalah tahun transformasi tetapi juga merupakan tahun penuh peluang. Kami yakin dengan jalan yang akan kami tempuh dan optimistis tentang masa depan," tandasnya.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait