Market Hari Ini 29 Jan 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Divestasi VALE ke MIND ID Belum Final

Divestasi VALE ke MIND ID Belum Final
Divestasi VALE ke MIND ID Belum Final

KABARBURSA.COM - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengonfirmasi bahwa proses negosiasi sisa kewajiban divestasi PT Vale Indonesia Tbk (INCO) ke Holding BUMN Tambang MIND ID masih berlangsung.

"Saat ini masih dalam tahap pembahasan," ungkap Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, saat diwawancarai di Jakarta pada Senin (29/1/2024).

Dadan tidak menutup kemungkinan adanya perbedaan pandangan terkait negosiasi divestasi ini antar korporasi atau bisnis ke bisnis. "Ini bukanlah pembahasan sehari, kami terus mencari solusi terbaik untuk kepentingan negara dan perusahaan terkait," kata Dadan.

Sebagaimana dilaporkan sebelumnya, divestasi 14 persen saham INCO ke MIND ID diharapkan dapat diselesaikan pada tahun 2024, tergantung pada kondisi penutupan yang umumnya berlaku. Setelah transaksi tersebut, MIND ID akan memiliki mayoritas saham INCO dengan kepemilikan sebesar 34 persen.

Di sisi lain, Vale Canada Limited, anak usaha Vale Base Metals Limited, dijadwalkan akan memegang sekitar 33,9 persen saham, sedangkan Sumitomo Metal Mining Co., Ltd akan memiliki sekitar 11,5 persen.

Saat ini, Vale Canada Limited, sebagai pengendali Vale Indonesia, memiliki 4,35 miliar saham atau setara dengan 43,79 persen kepemilikan. Sementara Sumitomo Metal Mining Co., Ltd memiliki 1,49 miliar saham atau setara dengan 15,03 persen.

Kepemilikan saham MIND ID saat ini mencapai 1,98 miliar saham atau setara dengan 20 persen, sementara kepemilikan oleh publik mencapai 2,02 miliar saham atau setara dengan 20,38 persen.

CEO Vale Indonesia, Febriany Eddy, menyatakan bahwa kesepakatan divestasi ini merupakan langkah progresif perusahaan untuk memenuhi kewajiban divestasi sebagai prasyarat untuk perpanjangan izin usaha pertambangan khusus (IUPK).

"Penerbitan IUPK akan memberikan kepastian hukum bagi operasi kami, terutama terkait dengan agenda investasi besar yang sedang kami jalankan," ujar Febriany dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Sabtu (18/11/2023).

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait