KABARBURSA.COM - Nama Lo Kheng Hong identik dengan saham sepi bicara, tapi ramai cuan. Di balik portofolionya yang low profile, tiga bank koleksinya justru rajin tebar dividen dan konsisten jaga kinerja. Bukan cuma rutin, tapi yield atau imbal hasilnya bikin investor value ngiler.
Di tengah tren suku bunga tinggi dan ketidakpastian global, strategi "dividen plus diskon valuasi" bisa jadi salah satu resep cuan paling waras buat tahun 2025. Tapi, pertanyaannya: apakah ketiga bank ini masih layak dikoleksi atau justru sudah waktunya direalisasi?
PT OCBC NISP Tbk (NISP) bukan bank yang sering disorot oleh media, tetapi diam-diam selalu hadir di portofolio Lo Kheng Hong. Alasannya jelas, bank ini punya fundamental kuat, efisien, dan rajin bagi dividen.