Market Hari Ini 04 Sep 2025 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

DMMX–Muhammadiyah Bikin Usaha Patungan, Geber Bisnis Digital

PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) resmi mendirikan anak usaha SMMX bersama Muhammadiyah melalui PT Surya Ahda Digital (SADIGI).

PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) resmi mendirikan anak usaha SMMX bersama Muhammadiyah melalui PT Surya Ahda Digital (SADIGI).

Pendirian anak usaha baru kembali dilakukan PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) sebagai langkah strategis memperluas jangkauan bisnis digital. (Foto: Dok. DMMX)
Pendirian anak usaha baru kembali dilakukan PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) sebagai langkah strategis memperluas jangkauan bisnis digital. (Foto: Dok. DMMX)

Daftar Isi

  1. 01 Digitalisasi Jadi Keharusan

KABARBURSA.COM – Pendirian anak usaha baru kembali dilakukan PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) sebagai langkah strategis memperluas jangkauan bisnis digital. 

Perseroan resmi mendirikan PT Surya Mediatama Maxima (SMMX) yang berfungsi sebagai perusahaan patungan bersama Muhammadiyah melalui Badan Usaha Milik Muhammadiyah (BUMM), PT Surya Ahda Digital (SADIGI).

Berdasarkan keterbukaan informasi, DMMX menguasai 55 persen saham SMMX atau senilai Rp110 juta. Pendirian ini dituangkan dalam Akta Pendirian No. 44 tanggal 31 Agustus 2025 di hadapan notaris. 

Corporate Secretary DMMX, Risa Pramesti, menyebut entitas baru diharapkan mampu mendukung kegiatan operasional, tanpa menimbulkan dampak signifikan terhadap kondisi keuangan dalam jangka pendek.

SMMX dibentuk dengan tujuan mengakselerasi digitalisasi ekosistem Muhammadiyah yang memiliki basis lebih dari 60 juta anggota. 

Jaringan organisasi ini mencakup ribuan sekolah, perguruan tinggi, rumah sakit, bank syariah, hingga panti asuhan, yang selama ini berperan penting dalam pendidikan, kesehatan, dan layanan sosial masyarakat.

Direktur Utama DMMX, Budiasto Kusuma, menegaskan kerja sama ini merupakan peluang besar untuk menghadirkan infrastruktur digital berskala nasional. 

“Kami sangat bangga dapat bekerja sama dengan Muhammadiyah melalui SADIGI. Ini adalah sebuah kehormatan dan juga peluang luar biasa," ujar Budiasto, melalui keterangan persnya, Kamis, 4 September 2025.

Ekosistem Muhammadiyah, lanjut dia, memiliki potensi yang sangat besar, dengan 60 juta anggota dan ribuan lembaga yang tersebar di seluruh Indonesia. 

"Melalui PT Surya Mediatama Maxima (SMMX), kami akan menyediakan tulang punggung teknologi yang dibutuhkan untuk membuka potensi tersebut, menciptakan efisiensi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis digital di dalam komunitas,” terangnya.

Dari pihak Muhammadiyah, Wakil Ketua Majelis Ekonomi dan Bisnis Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Mukhaer Pakkanna, menilai transformasi digital yang dijalankan bersama DMMX selaras dengan visi kebermanfaatan organisasi. 

Ia menambahkan, kerja sama ini merupakan langkah strategis Muhammadiyah dalam memperkuat transformasi digital yang berbasis pada nilai kebermanfaatan. 

"Melalui PT Surya Mediatama Maxima (SMMX), kami ingin memastikan agar digitalisasi tidak hanya mendorong efisiensi dan transparansi, tetapi juga memberikan nilai tambah nyata bagi umat, khususnya dalam peningkatan layanan pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial,” katanya.

Digitalisasi Jadi Keharusan

Direktur PT Surya Ahda Digital, Setiawan Budi Darsono, menambahkan bahwa digitalisasi kini sudah menjadi kebutuhan mendesak bagi pengelolaan aset Muhammadiyah. 

“Kemitraan dengan DMMX adalah langkah strategis bagi kami untuk mewujudkan visi Muhammadiyah sebagai organisasi yang modern dan berkemajuan. Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk meningkatkan kesejahteraan umat dan mengoptimalkan pengelolaan aset-aset kami,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Surya Mediatama Maxima, Didik Meiko, menekankan pentingnya konsistensi implementasi teknologi. 

Menurut Didik, DMMX dan Muhammadiyah memastikan bahwa solusi digital yang dikembangkan selaras dengan kebutuhan dan nilai-nilai komunitas, serta memfasilitasi adopsi teknologi di seluruh jaringan amal usaha Muhammadiyah.

"Dengan mendigitalisasi aset dan jaringan usahanya, Muhammadiyah dapat menciptakan sumber pendapatan baru yang berkelanjutan, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta memberikan layanan yang lebih baik dan modern bagi anggotanya,” jelas Didik. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait