Market Hari Ini 05 Feb 2024 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Tim Editorial

DPR Apresiasi Pertamina Tak Naikkan Harga BBM Nonsubsidi

DPR Apresiasi Pertamina Tak Naikkan Harga BBM Nonsubsidi
DPR Apresiasi Pertamina Tak Naikkan Harga BBM Nonsubsidi

KABARBURSA.COM - Anggota Komisi VI DPR, Andre Rosiade, memberikan dukungan dan apresiasi terhadap kebijakan PT Pertamina yang memutuskan untuk menahan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi.

Baginya, langkah bijak BUMN ini memiliki dampak positif dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional, terutama di tengah kenaikan tren harga minyak dunia.

"Andre menyatakan, 'Inilah fungsi BUMN. Di saat SPBU lain menaikkan harga, Pertamina memilih tidak naik. Bagus untuk masyarakat,'" ujar Andre di Jakarta, Senin.

Pada akhir pekan sebelumnya, operator SPBU lain menyesuaikan harga BBM mereka, dipicu oleh lonjakan harga minyak dunia. Namun, Pertamina mempertahankan harga jualnya, membuatnya menjadi yang paling rendah di antara pesaingnya.

Contohnya, harga Pertamax (RON 92) dijual seharga Rp12.950/liter, jauh di bawah harga pesaing swasta yang mencapai Rp13.540/liter. Begitu juga dengan Pertamax Green (RON 95) yang dijual Rp13.900/liter, lebih rendah dari harga SPBU swasta yang mencapai Rp14.200/liter.

Harga Pertamax Turbo (RON 98) sebesar Rp14.400/liter, juga lebih murah dari produk sejenis di SPBU swasta yang dijual Rp14.630/liter.

Andre menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam mendukung pemerintah, menjaga daya beli masyarakat, dan merawat stabilitas perekonomian. Menurutnya, peran BUMN, khususnya Pertamina, sangat signifikan dalam membantu masyarakat.

"Saat ini, Pertamina sudah sangat efisien, memberikan harga produk paling murah dengan kualitas terbaik. Harga BBM Pertamina bersaing setiap bulan, tetap terjangkau, tergantung pada dinamika harga minyak dunia," tambahnya.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait