Market Hari Ini 11 Jan 2026 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Dua Saham ini Terpantau Diakumulasi Bandar

Berdasarkan screening Kabarbursa.com, tercatat dapat dua saham yang mencatatkan nilai akumulasi beli cukup menonjol

Sejumlah saham tercatat masuk dalam daftar koleksi bandar. tercatat dapat dua saham yang mencatatkan nilai akumulasi beli cukup menonjol, yakni HILL dan INDS

Papan pantau IHSG di Bursa Efek Indonesia Foto: KabarBursa.com/Desty Luthfiani.
Papan pantau IHSG di Bursa Efek Indonesia Foto: KabarBursa.com/Desty Luthfiani.

KABARBURSA.COM - Sejumlah saham terpantau masuk dalam daftar koleksi bandar. Berdasarkan screening Kabarbursa.com, Minggu, 11 Januari 2026 terdapat dua saham yang mencatatkan nilai akumulasi beli cukup menonjol, yakni PT Hillcon Tbk (HILL) dan PT Indospring Tbk (INDS).

Saham HILL terpantau menempati posisi teratas dalam daftar tersebut. Nilai bandar beli saham ini mencapai Rp105, 86 miliar. Angka tersebut berada di atas rata-rata bandar value 10 hari (MA10) yang tercatat sebesar Rp104,35 miliar.

Sementara itu, saham INDS juga tercatat masuk dalam radar koleksi bandar beli. Nilai bandar beli saham ini tercatat sebesar Rp7,89 miliar, lebih tinggi dibandingkan bandar value MA10 yang berada di level Rp7,64 miliar.

Adapun pada perdagangan terakhir atau Jumat, 9 Januari 2026, saham HILL ditutup dengan lonjakan signifikan sebesar 34,57 persen di level 218.

Hal serupa juga diraih saham INDS yang membukukan kenaikan hingga 24,35 persen ke level 286 pada perdagangan yang sama.

Di sisi lain, pergerakan saham HILL dan INDS menunjukkan dinamika yang berbeda dalam berbagai periode perdagangan.

Pada saham HILL, pergerakan harga dalam jangka pendek teecatat cukup menonjol. Dalam satu pekan, saham ini mencatat kenaikan sebesar 42,48 persen dengan tentang harga 153-218.

Dalam satu bulan terakhir, saham emiten emiten jasa kontruksi dan pertambangan ini tercatat naik 41,56 persen, atau bergerak dari level terendah 139 hingga 218. Sedangkan pada rentang tiga bulan, kenaikan tercatat sebesar 9,00 persen dengan rentang harga yang sama.

Adapun dalam periode enam bulan, saham ini mencatat penurunan sebesar 6,84 persen, dengan pergerakan harga antara 139 hingga 270. Sementara dalam periode satu tahun, HILL masih berada di zona penurunan dengan koreksi 54,01 persen, dari level 139 hingga 478.

Di sisi lain, saham INDS menunjukkan pergerakan harga yang relatif konsisten dalam berbagai periode. Dalam periode satu pekan, saham ini naik 26,55 persen.

Pada periode satu bulan, INDS mencatat kenaikan 26,55 persen, bergerak dari 222 ke 286. Dalam rentang tiga bulan, saham ini juga menguat 27,68 persen dengan owrgerakan harga dari 218 hingga 286.

Pada periode satu bulan, saham INDS mencatat kenaikan 26,55 persen, bergerak dari 222 ke 286. Dalam rentang tiga bulan, saham ini juga menguat 27,68 persen, dengan pergerakan harga dari 218 hingga 286.

Adapun dalam periode enam bulan, saham INDS mencatat kenaikan 23,28 persen, dengan rentang harga 206–340. Sedangkan dalam periode satu tahun, saham ini mencatat kenaikan 18,18 persen, bergerak dari 197 hingga 340.

Jika ditarik lebih panjang, INDS mencatat penguatan 48,96 persen dalam tiga tahun, lalu 50,92 psesen dalam lima tahun, dan 717,14 persen dalam periode 10 tahun. (*) 
 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait