Market Hari Ini 28 Mar 2026 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Dukung Operasional, MINA Beri Pinjaman ke Entinas Anak Sebesar Rp2,01 Miliar

Direktur Utama MINA, Astini Bernawati menyampaikan jika transaksi ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja

PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) memberikan pinjaman kepada entitas anak, PT Sanur Hasta Griya (SHG)

Aktivitas di papan pantau Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: dok KabarBursa.com
Aktivitas di papan pantau Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) memberikan pinjaman kepada entitas anak, PT Sanur Hasta Griya (SHG) sebesar Rp2,01 miliar.

Direktur Utama MINA, Astini Bernawati menyampaikan jika transaksi ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja guna mendukung operasional SHG.

Merujuk keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, transaksi terjadi pada 25 Maret 2026 dan merupakan bagian dari pemanfaatan dana hasil Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.

"Yang alokasi dan penggunaannya telah memperoleh persetujuan dari para pemegang saham Perseroan," ujar Astini.

Astini menyebut pinjaman senilai Rp2,01 miliar dengan tingkat bunga 2 persen per tahun itu akan dilunasi dalam jangka waktu lima tahun. Ia menambahkan transaksi ini tergolong sebagai transaksi afiliasi yang dikecualikan sesuai ketentuan Pasal 6 ayat (1) POJK No. 42/POJK.04/2020.

Lebih jauh Astini menyatakan jika pinjaman ini dilakukan secara wajar dan tidak merugikan Perseroan. Ia juga memastikan tidak terdapat perlakukan istimewa kepada pihak afiliasi yang berbeda dari transaksi serupa dengan pihak independen.

"Transaksi dilakukan dengan prinsip kewajaran dan kepatutan sesuai praktik tata kelola perusahaan yang baik," pungkasnya.

Jika berbicara mengenai pergerakan harga saham, MINA ditutup menguat pada perdagangan terakhir atau Jumat 27 Maret 2026 sebesar 2,42 persen ke level 254.

Adapun sepanjang sepekan terakhir, saham emiten yang bergerak di industri pengembangan properti ini juga terpantau menguat sebesar 7,63 persen.

Namun, jika ditarik ke periode lebih luas, tekanan masih dominan. Dalam satu bulan terakhir, saham ini tercatat anjlok 34,54 persen, sementara dalam tiga bulan turun 23,03 persen.

Sementara  secara year to date (YTD), MINA juga masih terkoreksi 33,51 persen, Meski demikian, gambaran jangka panjang menunjukkan cerita yang berbeda.

Dalam enam bulan, saham ini masih mencatat kenaikan 51,19 persen. Bahkan dalam satu tahun, MINA melesat 149,02 persen, dan dalam tiga tahun melonjak hingga 490,70 persen. Dalam rentang lima tahun, saham ini masih membukukan kenaikan 388,46 persen. (*) 
 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait