Market Hari Ini 28 Feb 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Ekspor Sawit Terbesar RI ke China Meroket Capai 7,7 Ton

Ekspor Sawit Terbesar RI ke China Meroket Capai 7,7 Ton
Ekspor Sawit Terbesar RI ke China Meroket Capai 7,7 Ton

KABARBURSA.COM-Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mencatat lonjakan signifikan dalam ekspor produk sawit Indonesia ke berbagai negara impor utama seperti China, India, Afrika, Amerika Serikat, dan Bangladesh pada tahun 2023. Namun, terjadi penurunan dalam ekspor menuju Uni Eropa dan Pakistan.

Menurut data dari Gapki, China menjadi pemasok utama minyak sawit Indonesia dengan permintaan mencapai 7,7 juta ton, naik dari 6,2 juta ton pada tahun sebelumnya.

Ketua Umum Gapki Eddy Martono menyatakan bahwa China menjadi importir terbesar saat ini, dan mereka berharap dapat mempertahankan volume ekspor pada angka tersebut, bahkan berpotensi mencapai level tahun 2019 sebesar 8 juta ton.

"Setelah China, India menjadi tujuan ekspor minyak sawit selanjutnya dengan volume 5,9 juta ton, meningkat dari 5,5 juta ton tahun sebelumnya. Afrika juga mencatat pertumbuhan signifikan dengan ekspor sebesar 4,2 juta ton dibandingkan 3,1 juta ton pada tahun sebelumnya," katanya Rabu 28 Februari 2024.

Di samping itu, Amerika Serikat mencapai 2,5 juta ton, sedangkan Bangladesh mencatat 1,39 juta ton, masing-masing mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.

Namun, ekspor ke Uni Eropa mengalami penurunan menjadi 3,7 juta ton dari 4,1 juta ton, sementara Malaysia juga mengalami penurunan menjadi 1,3 juta ton dari 1,9 juta ton.

Eddy menambahkan bahwa tahun ini, ekspor kelapa sawit Indonesia masih dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk ketidakpastian dalam pertumbuhan ekonomi global, terutama di negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Eropa yang masih menghadapi inflasi tinggi dan pelemahan ekonomi pasca pandemi COVID-19.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait