Market Hari Ini 22 Feb 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Eksportir ungkap Kerugian RI saat Jepang Resesi

Eksportir ungkap Kerugian RI saat Jepang Resesi
Eksportir ungkap Kerugian RI saat Jepang Resesi

KABARBURSA.COM-Reaksi terhadap resesi yang melanda Jepang dan Inggris telah menjadi sorotan, terutama bagi para eksportir yang memperhatikan kondisi perdagangan global. Meskipun kedua negara tersebut mengalami resesi, pengaruhnya terhadap ekspor Indonesia masih dalam tahap pemantauan.

Menurut Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI), dampak resesi di Jepang dan Inggris belum terasa secara signifikan pada kinerja ekspor Indonesia hingga saat ini. Hal ini disebabkan oleh kesepakatan kontrak dagang yang telah terjalin sejak kuartal IV-2023.

Ketua Umum GPEI Benny Soetrisno mengemukakan bahwa efek sesungguhnya dari resesi baru akan terlihat pada kuartal II-2024. "Penurunan permintaan dan penyesuaian harga produk menjadi potensi dampak yang mungkin terjadi," katanya Kamis 22 Februari 2024.

Menurutnya, barang yang diekspor ke Jepang dan Inggris memiliki karakteristik yang berbeda. Ekspor ke Jepang didominasi oleh hasil tambang, sementara ke Inggris lebih banyak terdiri dari produk industri seperti fashion, sepatu olahraga, dan furnitur.

"Untuk mengatasi situasi ini, para pengusaha sedang mempertimbangkan untuk mengalihkan fokus pasar mereka ke negara-negara dengan pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil. Di samping itu, evaluasi terhadap harga produk menjadi langkah penting dalam menghadapi tantangan ini, " kata Benny.

Meskipun tantangan ekonomi global, dapat memengaruhi dinamika perdagangan, para pelaku usaha, kata Benny, berupaya untuk tetap adaptif dan proaktif dalam menjaga kinerja ekspor Indonesia di tengah gejolak pasar global.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait