Market Hari Ini 01 Feb 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

ELPI Beli Kapal Crew Boat Rp38 Miliar, ini Tujuannya

PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk merealisasikan pembelian kapal dari entitas anak untuk memperkuat armada offshore support vessel.

ELPI membeli kapal crew boat JAWARA 3401 senilai Rp38 miliar dari entitas anak. Transaksi disampaikan melalui keterbukaan informasi ke BEI dan OJK.

PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) merealisasikan pembelian satu unit kapal crew boat JAWARA 3401. (Foto: Unsplash)
PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) merealisasikan pembelian satu unit kapal crew boat JAWARA 3401. (Foto: Unsplash)

KABARBURSA.COM – PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) merealisasikan pembelian satu unit kapal jenis crew boat JAWARA 3401 dari PT Ekalya Purnamasari Offshore (ELPIO) pada 29 Januari 2026. 

Corporate Secretary ELPI Wawan Heri Purnomo menyampaikan bahwa pembelian kapal JAWARA 3401 dengan nilai Rp38 miliar dilakukan sebagai bagian dari penguatan armada operasional di segmen offshore support vessel

“ELPI telah melaksanakan transaksi jual beli satu unit kapal crew boat JAWARA 3401, di mana ELPI bertindak sebagai pihak pembeli dan PT Ekalya Purnamasari Offshore sebagai pihak penjual,” ujar Wawan dalam keterbukaan informasi, dikutip Minggu, 1 Februari 2026.

Berdasarkan dokumen tersebut, objek transaksi berupa satu unit kapal crew boat JAWARA 3401 yang telah terdaftar berdasarkan Grosse Akta Pendaftaran Kapal tertanggal 27 Agustus 2025 nomor 100. 

Kapal tersebut diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Gresik.

Kapal JAWARA 3401 memiliki panjang 33,70 meter, lebar 7,00 meter, dan dalam 2,80 meter, dengan panjang keseluruhan atau length overall (LOA) 34,16 meter. 

Tonase kotor kapal tercatat sebesar 181 gross tonnage (GT) dan tonase bersih 55 net tonnage (NT). Kapal tersebut sebelumnya dimiliki oleh ELPIO dengan tanda selar GT.181 No.1335/Kb.

ELPI dalam keterbukaan informasi juga menjelaskan bahwa ELPIO merupakan entitas anak dengan kepemilikan saham sebesar 95 persen. 

Dengan struktur tersebut, transaksi pembelian kapal JAWARA 3401 dikategorikan sebagai transaksi afiliasi.

Namun demikian, manajemen menyatakan bahwa transaksi tersebut bukan merupakan transaksi material. Oleh karena itu, pelaksanaan transaksi tidak memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham.

Dalam laporan transaksi afiliasi, ELPI mengungkapkan bahwa pembelian kapal dilakukan untuk memenuhi kebutuhan kontrak jasa di sektor minyak dan gas. 

ELPI tercatat memenangkan tender penyediaan satu unit kapal crew boat untuk kontraktor kontrak kerja sama minyak dan gas dengan durasi kontrak selama 180 hari, serta memiliki potensi perpanjangan kontrak jangka panjang hingga lima tahun.

Manajemen juga menyampaikan bahwa kepemilikan kapal JAWARA 3401 diharapkan dapat memberikan dampak terhadap kegiatan operasional. 

Dalam dokumen resmi, disebutkan bahwa pembelian kapal akan memperkuat armada dan meningkatkan fleksibilitas operasional ELPI, sekaligus memperkuat posisi sebagai perusahaan pelayaran di bidang offshore support vessel.

Selain itu, transaksi ini disebutkan berpotensi memberikan kontribusi terhadap penambahan pendapatan serta mendukung kelangsungan usaha. 

ELPI menyatakan bahwa pelaksanaan transaksi dilakukan berdasarkan kepentingan usaha dan tidak mengandung benturan kepentingan, serta tidak memberikan manfaat pribadi kepada direksi, dewan komisaris, maupun pihak terafiliasi lainnya. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait